• Terdapat penambahan fitur baru pada www.aidsjateng.or.id yaitu 'TV Spot KPAP'
  • SK Pembentukan KPA Kab/Kota, bisa di download pada menu direktori
  • Data Kasus HIV dan AIDS sampai dengan 31 Desember 2014 adalah 10.804 kasus
  • Sudah Ada 35 KPA Kab/Kota di Jawa Tengah

Berita KPAP

Audiensi Program Penanggulangan HIV dan AIDS di KPA Kabupaten Demak
ditulis pada 26 2012
Audiensi dilaksanakan pada tanggal 16 Oktober 2012, bertempat di Ruang Pertemuan Wakil Bupati Demak. Tujuan audiensi adalah : Diperolehnya informasi Kebijakan P2 HIV&AIDS di Kabupaten Demak. Diperolehnya informasi situasi epidemi HIV dan AIDS di Kabupaten Demak. Menguatkan kelembagaan KPA di Kabupaten Demak sebagai lembaga untuk P2 HIV-AIDS dengan hasil sebagai berikut : Pertemuan dibuka oleh Bapak Assisten II Kabupaten Demak Pemaparan situasi Epidemi HIV-AIDS Kab. Demak oleh Ibu Kepala Dinas Kesehatan Kab. Demak. Jumlah kasus HIV-AIDS di Kab. Demak sejak tahun 2003 – Oktober 2012 ada 110 kasus dan 31 sudah meninggal. Permasalahan yang dihadapi Kab. Demak terkait dengan kelembagaan KPA adalah belum adanya struktur kesekretariatan dan SK Kesekretariatan dalam proses revisi. KPA Kab. Demak akan melakukan langkah-langkah terkait dengan penguatan kelembagaan sebagai berikut : Menyusun struktur kesekretariatan KPA Kab. Demak Mencari tempat untuk kantor kesekretriatan Menyusun PERDA HIV-AIDS Kab. Demak sebagai perwujudan tindak lanjut dari PERDA Jateng no. 5 tahun 2009 Mengoptimalkan koordinasi lintas sektor dalam rangka P2 HIV-AIDS di Kab. Demak KPA Provinsi akan mengirim kelengkapan kebijakan (perda, permendagri, pergub, dan renstra) untuk pedoman dalam penyusunan kesekretariatan KPA Kab. Demak     ... selengkapnya

Pelatihan PE di Kabupaten Sragen
ditulis pada 23 2013
Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 15 - 16 Oktober 2012, bertempat di gedung lansia Kabupaten Sragen. Tujuan pelatihan adalah : Meningkatkan kesadaran tentang bahaya IMS, HIV & AIDS. Memaksimalkan program pencegahan IMS, HIV & AIDS. Mengoptimalkan kapasitas dan peran pendidik sebaya dalam rangka upaya pencegahan dan penanggulangan IMS, HIV & AIDS. Membentuk Peer Educator sebagai agen perubahan di dalam masyarakat. dengan hasil sebagai berikut : Pelatihan dibuka oleh Kabag Kesra Setda Kab. Sragen selaku Sekretaris KPA Kab. Sragen Fasilitator pelatihan adalah Tim Community Organizer (CO) Provinsi Jawa Tengah yang sudah dilatih oleh KPA Nasional. Kondom perempuan belum familiar di peserta pelatihan. Materi yang diberikan adalah sebagai berikut : IMS, HIV & AIDS Mitos dan fakta terkait HIV & AIDS Kondom  Peran masyarakat dalam penanggulangan HIV & AIDS Peserta 40% sudah mengetahui tentang IMS, HIV & AIDS secara benar, dan 60% peserta yang kebanyakan dari komunitas baru mengetahui mengenai informasi tentang  IMS, HIV & AIDS. Kondom perempuan belum familiar di peserta pelatihan. Komunitas WPS ingin diperhatiakan, dengan cara adanya pemeriksaan kesehatan rutin yang dilaksanakan di lokasi hotspot (mobile klinik). RSUD Kab. Sragen sudah ada VCT tetapi belum ada CST (masih merujuk ke RS. Moewardi Surakarta).     ... selengkapnya

Visitasi Pokja Workplace di SP RTMM Kab. Kudus
ditulis pada 04 2013
Visitasi dilaksanakan pada tanggal 13 Oktober 2012, bertempat di ruang rapat sekretariat SP RTMM Kab. Kudus. Tujuan visitasi adalah : Diketahuinya kondisi dan masalah/respon Program HIV dan AIDS di serikat pekerja terpilih Diperolehnya upaya pemecahan masalah program HIV dan AIDS di serikat pekerja terpilih Tersusunya rencana tindak lanjut dalam rangka pelaksanaan Program HIV dan AIDS di serikat pekerja terpilih  dengan hasil sebagai berikut : Serikat pekerja merupakan salah satu komponen penting dalam pengelolaan penanggulangan HIV dan AIDS di tempat kerja. Serikat kerja RTMM merupakan salah satu organisasi serikat pekerja yang menaungi industri makanan dan minuman serta Rokok, merupakan salah satu industri yang rentan akan HIV dan AIDS, mengingat jalur  banyak distribusi yang melibatkan banyak armada dalam melakukan distribusi hasil produksi. SP RTMM Kab. Kudus akan melakukan sosialisasi penanggulangan HIV dan AIDS di lingkungan kerja masing-masing, terutama pada industri rokok dan tembakau, karena kudus merupakan kota dengan industri rokok terbesar. ... selengkapnya

Audiensi Program Penanggulangan HIV dan AIDS di KPA Kabupaten Purworejo
ditulis pada 26 2012
Audiensi dilaksanakan pada tanggal 11 OKtober 2012, bertempat di Ruang Rapat Sekda Kab. Purworejo. Tujuan audiensi adalah : Diketahuinya kondisi dan masalah respon Penanggulangan HIV&AIDS di Kab. Purworejo. Diperolehnya upaya pemecahan masalah Penanggulangan HIV&AIDS di Kab. Purworejo. Tersusunnya Rencana Tindak Lanjut dalam rangka meningkatkan Respon penanggulangan AIDS di Kab. Purworejo. dengan hasil sebagai berikut : Acara dibuka oleh Bapak Asisten III Kab. Purworejo. Kegiatan penanggulangan HIV dan AIDS yang telah dilaksanakan di Kab. Purworejo antara lain sebagai berikut : Pertemuan Sosialisasi dan Advokasi layanan PMTCT (Preventive Mother to Child Transmition) Sosialisasi ke sekolah melalui kegiatan Pramuka. Sosialisasi ke tokoh agama  Melakukan koordinasi dengan RS untuk pelaporan ke Dinas Kesehatan jika menemukan ODHA di klinik VCT Kunjungan ODHA terkait motivasi ARV, memantau kondisi ODHA (dg melibatkan Pusk terdekat) Sero survey di LP ( s/d th 2010) Tidak ada alokasi dana APBD untuk KPA Kab. Purworejo tahun 2012. Permasalahan KPA di Kab. Purworejo : Konselor yang aktif hanya 1 orang Tidak mempunyai ruangan sendiri untuk konsultasi (masih bergabung dengan poli psikolog) Belum tersedia ARV di Kab Purworejo  rujuk RSUD Kebumen/ RSUP dr. Sardjito  Petugas Pengelola Program baik Dinas Kesehatan/Rumah Sakit belum pelatihan  Sosialisasi  HIV & AIDS yang belum optimal Dana APBD II tahun 2012 sebesar Rp 3.250.000 digunakan untuk kegiatan kunjungan ODHA Penjaringan kasus HIV & AIDS sulit dilakukan  PSK sulit dipantau kesehatannya karena tidak ada lokalisasi yang menetap  Sosialisasi kesehatan kepada PSK sulit dilaksanakan  Alur penanganan pasien suspek HIV & AIDS belum jelas, masih ada yang ditemukan tanpa melalui klinik VCT Pencatatan dan pelaporan yang belum tertata  KPAD Kabupaten belum berjalan baik Kasus HIV & AIDS: Kasus yang dilaporkan di Provinsi dan KPA Kab. Purworejo; sampai dengan Juni 2012 data yang terkumpul di Dinkes Provinsi sebanyak 25 kasus, sementara data Dinkes Kota Magelang sejumlah 50 kasus. Layanan Kesehatan: Kota Magelang sudah mempunyai layanan kesehatan Klinik VCT yaitu RSUD Saras Husada Purworejo, namun belum memiliki klinik CST. Penjangkauan: Belum ada penjangkauan di Kab. Purworejo.     ... selengkapnya

Pertemuan Penyusunan Final Materi TOT bagi Petugas Kepolisian di Jawa Tengah
ditulis pada 04 2013
Pertemuan dilaksanakan pada tanggal 11 - 12 Oktober 2012, bertempat di Hotel IBIS. Tujuan pertemua adalah : Menambah wawasan bagi jajaran Polisi di Jawa Tengah mengenai HIV dan AIDS serta narkoba Membuat panduan materi pelatihan mengenai HIV dan AIDS serta narkoba untuk polsek di wilayah Jawa Tengah Mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap penasun dan ODHA di jajaran kepolisian. dengan hasil : tersusunnya materi TOT bagi petugas Kepolisian, maka akan diadakannya pelatihan bagi petugas kepolisian di 4 lokasi yaitu Kab. Temanggung, Kota Salatiga, Kab. Banyumas dan Kota Salatiga masing2 30 peserta.   ... selengkapnya

Audiensi Program Penanggulangan HIV dan AIDS di KPA Kota Magelang
ditulis pada 21 2012
Audiensi dilaksanakan pada tanggal 10 Oktober 2012, bertempat di Ruang Sidang Lantai 2 SETDA Kota Magelang. Tujuan audiensi adalah : Diketahuinya kondisi dan masalah respon Penanggulangan HIV&AIDS di Kota Magelang. Diperolehnya upaya pemecahan masalah Penanggulangan HIV&AIDS di Kota Magelang. Tersusunnya Rencana Tindak Lanjut dalam rangka meningkatkan Respon penanggulangan AIDS di Kota Magelang. Hasil audiensi adalah : Acara dibuka oleh Bapak Wakil Walikota Magelang. Kegiatan penanggulangan HIV dan AIDS yang telah dilaksanakan di Kota Magelang antara lain sebagai berikut : Peningkatan surveilans (pengamatan-penemuan) penyakit HIV-AIDS di masyarakat dan Unit Pelayanan Kesehatan (puskesmas, BKPM, Rumah Sakit, Lembaga Pemasyarakatan). Screening donor darah oleh PMI. Serro survei/screening HIV-AIDS pada kelompok risiko tinggi KIE kepada sasaran prioritas (anak sekolah, tenaga kerja, masyarakat, majelis taklim) Pelayanan VCT/CST di BP4, RSU Tidar, dan RST Pertemuan berkala KPA Kota Magelang.  Pendampingan ODHA oleh KDS Be-Positive. Tidak ada alokasi dana APBD untuk KPA Kota Magelang tahun 2012. Permasalahan KPA di Kota Magelang : KPAD belum berfungsi optimal dalam pengendalian dan penyampaian informasi Dana untuk HIV-AIDS belum sesuai kebutuhan  Klinik CST belum berfungsi optimal Pengetahuan masyarakat tentang HIV-AIDS (terutama gol. umur 15-24 th) masih rendah Warga Peduli AIDS belum terbentuk Kasus HIV & AIDS: Kasus yang dilaporkan di Provinsi dan KPA Kota Magelang; sampai dengan Juni 2012 data yang terkumpul di Dinkes Provinsi sebanyak 14 kasus, sementara data Dinkes Kota Magelang sejumlah 46 kasus. Layanan Kesehatan : Kota Magelang sudah mempunyai layanan kesehatan Klinik VCT yaitu RSUD Tidar, BKPM Magelang dan RST dr. Soedjono Magelang, namun belum memiliki klinik CST. Penjangkauan : KDS Be-Positif yang ada di Kota Magelang mendampingi ODHA yang ada di Kota Magelang. Kota Magelang pada tahun 2013 akan mendapatkan bantuan dana hibah GF-ATM SSF Phase 2.     ... selengkapnya

Visitasi Pokja HR KPA Provinsi Jawa Tenga di Kota Surakarta
ditulis pada 04 2013
Visitasi dilaksanakan pada tanggal 10 Oktober 2012, bertempat di Puskesmas Manahan Kota Surakarta. Tujuan visitasi adalah : Diketahuinya kondisi dan masalah respon Program HIV&AIDS khususnya Program Harm Reduction di Kota Surakarta Diperolehnya upaya pemecahan masalah Program HIV&AIDS khususnya Program Harm Reduction di Kota Surakarta; Tersusunnya Rencana Tindak Lanjut dalam rangka pelaksanaan Program HIV&AIDS khususnya Program Harm Reduction Kab/Kota terpilih di Kota Surakarta dengan hasil sebagai berikut : Jumlah penasun yang mengakses layanan jarum suntik di Kota Surakarta sebanyak sebanyak 6 orang, sedangkan yang mengakses layanan metadhon sebanyak 29 orang pada bulan September 2012. Banyaknya kasus yang melibatkan para pengguna metadhon mengakibatkan petugas kesehatan sering menjadi saksi ahli dalam persidangan. Hal ini sangatlah riskan dan menyita waktu kerja para petugas, mengingat Puskesmas sangat hanya terdiri dari 21 petugas dan mempunyai berbagai kegiatan di Puskesmas; Adanya pelayanan metadhon bagi warga binaan sebanyak 10 orang mengakibatkan mobilitas layanan yang tinggi sehingga menyita waktu bagi petugas Puskesmas; Tingginya mobilitas pasien dan tingginya peredaran napza sehingga membuat pasien menjadi ingin kembali  menggunakan napza; Kurangnya minat penasun untuk mengakses layanan metadhon di Rumah Sakit sehingga klient dan permasalahannya menumpukpada layanan Puskesmas;         ... selengkapnya

Pelatihan PE di Kabupaten Klaten
ditulis pada 23 2013
Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 10 - 11 Oktober 2012, bertempat di aula Kelurahan Bareng Lor Kabupaten Klaten. Tujuan pelatihan adalah : Meningkatkan kesadaran tentang bahaya IMS, HIV & AIDS. Memaksimalkan program pencegahan IMS, HIV & AIDS. Mengoptimalkan kapasitas dan peran pendidik sebaya dalam rangka upaya pencegahan dan penanggulangan IMS, HIV & AIDS. Membentuk Peer Educator sebagai agen perubahan di dalam masyarakat. dengan hasil sebagai berikut : Pelatihan dibuka oleh Kabid. P2 Dinkes Kab. Klaten Sebelum peserta mendapatkan materi dari fasilitator, peserta diberi Pre-Test untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta tentang HIV & AIDS. Fasilitator pelatihan adalah Tim Community Organizer (CO) yang sudah dilatih oleh KPA Nasional. Terdiri Materi yang diberikan adalah sebagai berikut : IMS, HIV & AIDS Mitos dan fakta terkait HIV & AIDS Kondom  Peran masyarakat dalam penanggulangan HIV & AIDS Analisis Sosial RTL Sebagian besar peserta awalnya tidak mengetahui tentang IMS, HIV & AIDS, kondom, dan layanan kesehatan terkait HIV & AIDS yang ada di Kab. Klaten. Dalam pembagian peran, fasilitator telah memetakan alur komunikasi dan koordinasi yang memungkinkan dilaksanakan oleh peserta di lapangan.     ... selengkapnya