• Terdapat penambahan fitur baru pada www.aidsjateng.or.id yaitu 'TV Spot KPAP'
  • SK Pembentukan KPA Kab/Kota, bisa di download pada menu direktori
  • Data Kasus HIV dan AIDS sampai dengan 31 Desember 2014 adalah 10.804 kasus
  • Sudah Ada 35 KPA Kab/Kota di Jawa Tengah

Berita KPAP

Pertemuan Sosialisasi Hasil Pemetaan Populasi Kunci Provinsi Jawa Tengah
ditulis pada 22 2012
Pertemuan dilaksanakan pada tanggal 16 Desember 2012, bertempat di Balai Kota Semarang. Tujuan pertemuan adalah mengetahui Hasil Pemetaan yang telah dilakukan dan Verifikasi data hasil pemetaan. dengan hasil sebagai berikut : Pemetaan dilaksanakan di 8 Kab/Kota yaitu Kota Semarang, Kab. Semarang, Kab. Kendal, Kab. Batang, Kab. Tegal, Kab. Banyumas, Kab. Cilacap dan Kota Surakarta. Populasi kunci yang dipetakan adalah WPS Langsung/Tidak Langsung, LSL, Waria, Penasun dan Pria Resiko tinggi. Jenis Pemetaan yang dilakukan adalah pemetaan geografis dan pemetaan sosial. Metode pemetaan yang dilakukan adalah observasi, wawancara tokoh kunci, wawancara mendalam dan diskusi kelompok terarah (FGD). Data pemetaan yang sudah terkumpul adalah dari 7 Kab/Kota kecuali Kota Semarang. Data lapangan yang memiliki perbedaan cukup besar dengan data estimasi 2009 adalah populasi kunci LSL dan IDU (Estimasi lebih besar dibandingkan data lapangan). Data pemetaan terdiri dari data lapangan populasi kunci, data layanan HIV dan AIDS dan lembaga/organisasi yang bergerak dibidang HIV dan AIDS. Masih kurangnya data pemetaan baik jumlah populasi, layanan dan Lembaga/organiasi, yang masih harus dilengkapi.   ... selengkapnya

Talkshow dalam Rangka HAS
ditulis pada 22 2012
Talkshow dilaksanakan pada tanggal 12 Desember 2011, bertempat di Cakra Semarang TV. Tujuan Talkshow adalah memperingati Hari AIDS Sedunia Tahun 2011 dengan Tema "Remaja, Aku Bangga Aku Tahu" ... selengkapnya

Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Penguatan Kelembagaan KPA Prov. Jateng
ditulis pada 27 2012
Pertemuan dilaksanakan pada tanggal 8-9 Desember 2011, bertempat di Hotel Pandanaran Semarang. Tujuan pertemuan adalah : Memfasilitasi presentasi dan diskusi evaluasi pencapaian kegiatan penguatan lembaga 2011 Memfasilitasi diskusi penentuan prioritas dan pembuatan rencana kerja penguatan lembaga 2012 Memfasilitasi pembuatan rencana kerja TA dan Pokja untuk Januari - Desember 2012.   Pertemuana dilaksanakan pada tanggal dengan hasil sebagai berikut : KPA Provinsi Jawa Tengah belum melaksanakan kegiatan advokasi dan penganggaran, yaitu hearing dengan anggota dewan. hal ini belum terlaksana karena jadwal anggota Dewan yang terlalu padat. KPA Provinsi Jawa Tengah telah melaksanakan beberapa kegaiatan penguatan kelembagaan, diantaranya adalah di bagian komunikasi dan monev. Serapan dana sebesar 44,49%, karena dana yang ditransfer hanya 50% dari total dana yang dianggarkan. telah disusun rencana kerja Tim Asistensi dan Tim Pokja KPA Provinsi Jawa Tengah untuk tahun 2012. ... selengkapnya

Supervisi Program Q6 GF-ATM SSF di Kabupaten Grobogan
ditulis pada 04 2012
Supervisi dilaksanakan pada tanggal 6 Desember 2011, bertempat di sekretariat KPA Kabupaten Grobogan. Tujuan supervisi adalah Monitoring pelaksanaan program atau kegiatan di KPA Kabupaten Grobogan (Sekretaris/Pimpinan, Pengelola Program dan Pengelola Administrasi), Layanan Kesehatan, dan maupun penjangkau (KDS) di Kabupaten Grobogan. dengan hasil sebagai berikut Jumlah kasus yang dilaporkan Dinas Kesehatan Kab. Grobogan sampai dengan bulan Oktober 2011 adalah 167 kasus HIV dan AIDS, dengan rincian 107 kasus HIV, 60 kasus AIDS, dan 47 diantaranya telah meninggal dunia. KPA Kab. Grobogan pada tahun 2008 diberi bantuan dana IPF dari KPA Nasional. Pada tahun 2009, KPA Grobogan sudah tidak mendapatkan bantuan dana lagi dari KPA Nasional, KPA Kab.Grobogan dianggap sudah mandiri. Dimana KPA Kab. Grobogan salah satu dari 22 KPA Kab/Kota yang mandiri di seluruh Indonesia yang didanai Pemerintah Daerah. Tahun 2009 KPA Kab.Grobogan mendapatkan dana hibah dari Pemerintah Daerah Kab. Grobogan sampai saat ini. Dana tersebut digunakan untuk kegiatan Penanggulan HIV & AIDS dan Operasional Kantor Sekretariat KPA Kab. Grobogan. Kegiatan-kegiatan KPA Kab. Grobogan pada tahun 2011, diantaranya : Serro Survey : Koplak, Gunung Rejo, dan Rutan Sosialisasi HIV & AIDS ke kecamatan-kecamatan : Kecamatan Purwodadi, Kecamatan Keradenan, dan Kecamatan Gubug. Sosialisasi HIV & AIDS ke sekolah-sekolah  Pemberian transport kepada ODHA Program anak dan HIV & AIDS Pembinaan Klinik VCT dan Pelayanan CST Rumah Sakit Membentuk Jaringan Peduli HIV & AIDS   ... selengkapnya

Visitasi Pokja PMTS KPA Provinsi Jawa Tengah di Kabupaten Kendal
ditulis pada 27 2012
Visitasi dilaksanakan pada tanggal 6 Desember 2011, bertempat di sekretariat KPA Kabupaten Kendal. Tujuan visitasi adalah : Diketahuinya kondisi dan masalah respon Program HIV&AIDS khususnya PMTS di Kab/Kota atau lokasi terpilih Diperolehnya upaya pemecahan masalah Program HIV&AIDS khususnya PMTS di Kab/Kota atau lokasi terpilih. Tersusunnya Rencana Tindak Lanjut dalam rangka pelaksanaan Program HIV&AIDS melalui Pokja PMTS Kab/Kota terpilih.  dengan hasil sebagai berikut : Kasus AIDS di Kabupaten Kendal sebagaian besar di derita oleh IRT (23%), dan menempati urutan ke dua WPS (21%). Kecamatan di Kab. Kendal yang terbanyak ditemukan kasus HIV dan AIDS adalah di kecamatan Kaliwungu, hal ini disebabkan di kecamatan tersebut terdapat resos Sumberejo. Perkembangan pembentukan pokja PMTS di tingkat kabupaten, baru sampai pada advokasi ke instansi terkait untuk wacana pembentukan pokja PMTS tingkat Kabupaten. Kab. Kendal sudan mempunyai Pokja Lokasi di Resos Sumberejo, Kaliwungu. Program penanggulangan HIV dan AIDS untuk usia remaja sudah cukup berkembang baik dengan adanya PIK dari BPPKB Kab. Kendal. Titik berat penyampaian materi pada PIK adalah tentang seksualitas(kespro), narkoba, dan HIV dan AIDS     ... selengkapnya

Pertemuan Uji Coba Perangkat Monev KPA Provinsi Jawa Tengah
ditulis pada 27 2012
Pertemuan dilaksanakan pada tanggal 5 Desember 2011, bertempat di Hotel Pandanaran Semarang. Tujuan pertemuan adalah Mencapai kesepakatan indikator kinerja yang dibutuhkan untuk memantau dan mengevaluasi program pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS di Jawa Tengah. Perangkat Monev yang ada dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh SKPD dan instansi terkait SKPD dan instansi terkait dapat memberikan informasi/data melalui web. dengan hasil sebagai berikut : Terdapat beberapa indikator yang masih harus di revisi. Data yang diisikan adalah output dari kerangka monev yang telah disusun. Sumber penganggaran akan dibedakan menjadi 3 yaitu APBN, APBD dan sumber lain. Periode Pelaporan dibagi menjadi per 3 bulanan. Data dapat dilihat per 3 bulanan, pertahun dan per 5 tahun. Kegiatan yang masih terkait dengan penanggulangan HIV dan AIDS dapat dimasukkan ke dalam data walaupun masih digabung dengan kegiatan lainnya. Hasil dari data yang sudah masuk akan dianalisa oleh Tim Monev KPA Provinsi Jawa Tengah. Pertemuan verifikasi akan diadakan setiap tahun untuk menjamin kualitas data.     ... selengkapnya

Visitasi Program Penanggulangan HIV & AIDS ke Kab. Temanggung (Tim Asistensi)
ditulis pada 27 2012
Visitasi dilaksanakan tanggal 30 November 2011, bertempat di Ruang Bakti Praja Kantor Sekda Kabupaten Temanggung. Tujuan visitasi adalah : Diketahuinya kondisi dan masalah respon Penanggulangan HIV&AIDS di Kab. Temanggung. Diperolehnya upaya pemecahan masalah Penanggulangan HIV&AIDS di Kab. Temanggung. Tersusunnya Rencana Tindak Lanjut dalam rangka meningkatkan Respon penanggulangan AIDS di Kab. Temanggung. dengan hasil sebagai berikut : Kelembagaan : Bupati Temanggung telah menerbitkan SK Pembentukan KPA Temanggung sesuai dengan Permendagri 20/2007, yaitu Surat Keputusan Bupati Temanggung Nomor : 443.3/314/2008 tentang Pembentukan Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Temanggung.  Kasus HIV & AIDS: Kasus yang dilaporkan di Provinsi dan KPA Kab. Temanggung; sampai dengan September 2011 data yang terkumpul di Dinkes Provinsi sebanyak 141 kasus, sementara data Dinkes Kab. Temanggung sejumlah 159 kasus Proporsi kasus AIDS menurut faktor risiko di Kab. Temanggung Tahun 2011 adalah Heteroseks, sebesar 40,9%. IDU 48,4%, Perinatal sejumlah 6,3%, dan Homoseksual 4,4%. Layanan Kesehatan : Kab. Temanggung sudah mempunyai layanan kesehatan seperti Klinik VCT, CST, PITC, di RSUD dan PKM Parakan Layanan LASS. KPA Kab. Temanggung hanya perlu dukungan dana yang lebih memadai (saat ini 40 Juta) dengan melihat kondisi epidemiologi, kesiapan layanan dan dukungan LSM. Penjangkauan : Kab. Temanggung telah memiliki petugas penjangkau dari YMA, LSM Caritas, Smile Plus (2004) dan KDS.     ... selengkapnya

Visitasi Program Penanggulangan HIV & AIDS ke Kab. Banjarnegara (Tim Asistensi)
ditulis pada 27 2012
Visitasi dilaksanakan pada tanggal 29 November 2011, bertempat di Ruang pertemuan/Rapat Bupati Setda Kabupaten Banjarnegara. Tujuan visitasi adalah: Diketahuinya kondisi dan masalah respon Penanggulangan HIV&AIDS di Kab. Temanggung. Diperolehnya upaya pemecahan masalah Penanggulangan HIV&AIDS di Kab. Temanggung. Tersusunnya Rencana Tindak Lanjut dalam rangka meningkatkan Respon penanggulangan AIDS di Kab. Temanggung. dengan hasil sebagai berikut : Kelembagaan : KPA Kabupaten Banjarnegara telah ditetapkan melalui SK Bupati (namun belum sesuai dengan Kep. Mendagri 20/tahun 2007); walaupun Ketua KPA adalah Bupati, namun terdapat personal-personal penasehat yang tidak sesuai dengan Pedoman Umum penyusunan KPA di Daerah (Prov/kKab/Kota); dari penetapan personal yang ditetapkan banyak didominasi oleh pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara. untuk pendanaan KPA belum ada, dan dana respons untuk penanggulangan HIV dan AIDS melalui Dinas Kesehatan Kabupaten, juga tidak ada (nol). Kasus HIV dan AIDS : Kasus yang dilaporkan melalui paparan Kabid P2/Dinkes Kab. Banjarnegara telah ditemukan 65 HIV dan AIDS; amat berbeda dengan data yang dilaporkan Kadinkesprov Jateng kepada Bapak Gubernur, sejumlah 10 penderita (s.d akhir September 2011). Hal tersebut terjadi oleh karena penemuan kasus diperoleh dari hasil VCT yang dilakukan/ditemukan RSUD Margono Soekarjo Purwokerto, kasus dilakukan pendampingan/pelacakan namun tidak dilaporkan oleh RSUD yang melakukan test (VCT). Kendala yang diidentifikasikan : VCT belum dapat disetup, perlu dukungan/adanya konselor Terbatasnya SDM guna meningkatkan pelayanan KPA Kabupaten belum berfungsi.     ... selengkapnya