• Terdapat penambahan fitur baru pada www.aidsjateng.or.id yaitu 'TV Spot KPAP'
  • SK Pembentukan KPA Kab/Kota, bisa di download pada menu direktori
  • Data Kasus HIV dan AIDS sampai dengan 31 Desember 2014 adalah 10.804 kasus
  • Sudah Ada 35 KPA Kab/Kota di Jawa Tengah

Berita KPAP

Pertemuan Finalisasi Perangkat Monev KPA Provinsi Jawa Tengah
ditulis pada 11 2011
Pertemuan dilaksanakan pada tanggal 12-13 Oktober 2011, bertempat di SETDA KPA Provinsi Jawa Tengah. Tujuan pertemuan adalah : Mencapai finalisasi dan kesepakatan indikator kinerja yang dibutuhkan untuk memantau dan mengevaluasi program pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS di Jawa Tengah. Adanya rencana kerja Monitoring dan Evaluasi.  Mencapai kesepakatan mekanisme penyediaan data untuk indikator terkait. dengan hasil sebagai berikut : Tugas KPA Provinsi Jawa Tengah sesuai dengan Permendagri Nomor 20 Tahun 2007 yaitu melakukan Monitoring dan Evaluasi di Wilayahnya masing-masing. Terdapat beragam jenis Perangkat Monev yang digunakan oleh masing-masing lembaga sehingga perlu adanya kesepakatan perangkat Monev yang sama dan terintegrasi yang bisa digunakan oleh semua pihak. Indikator yang digunakan terdiri dari input, proses, output, outcome dan impact. Indikator yang dibuat akan digunakan untuk mengukur capaian program yang telah dilakukan oleh masing-masing anggota KPA Provinsi Jawa Tengah (SKPD/Lembaga/ Instansi). Tersusunnya Perangkat Monev KPA Provinsi Jawa Tengah. Dengan catatan : bahwa perangkat Monev bersifat dinamis (dapat disesuaikan dengan perkembangan keadaan/program) yang ada di masing-masing anggota KPA Prov. Jateng. Tersusunnya Kerangka Kerja Monev KPA Provinsi Jawa Tengah yang terdiri dari kerangka monev, kegiatan, Institusi Penanggung Jawab/Pelaksana, Institusi yang bekerjasama, Frekuensi Kegiatan, waktu pelaksanaan, biaya, deskripsi biaya dan sumber pembiayaan. Rencana Tindak lanjut : Perangkat Monev KPA Prov. Jateng yang telah disusun akan dibuat dengan berbasis website. Capaian program Penanggulangan HIV & AIDS di masing-masing anggota KPA Provinsi Jawa Tengah akan dientry ke dalam website.       ... selengkapnya

Supervisi Program Q5 GF-ATM SSF di Kota Surakarta
ditulis pada 07 2011
Supervisi dilaksanakan pada tanggal 9 September 2011, bertempat di Sekretariat KPA Kota Surakarta. Tujuan supervisi adalah Monitoring Pelaksanaan Kegiatan yang Bersumber dari Dana Dukungan GF-SSF di Kota Surakarta, dengan hasil sebagai berikut : KPA Kota Surakarta telah melaksanakan pertemuan penasun pada tanggal 16 Agustus 2011 dan pertemuan koordinasi dengan stakeholder pada tanggal 18 Agustus 2011. KPA Kota Surakarta selalu berpartisipasi dalam acara-acara besar yang dilaksanakan di Kota Surakarta dengan cara membagikan stiker dan memasang spanduk tentang penanggulangan HIV dan AIDS. Adanya outlet yang belum dimasukkan pada pencapaian di Q4 SSF kemarin, akan dimantapkan di target outlet kondom Q5 sebanyak yang ditergetkan 40 optimis dapat tercapai. Distribusi kondom pada Q5 adalah 19.353 pcs (93,1%) dari target sebanyak 20.794 pcs. Kendala yang dihadapi oleh KPA Kota Surakarta adalah : Berhentinya sementara pembiayaan oprerasional bagi LSM (SR PKBI) berakibat terhadap capaian penjangkauan terhadap kelompok beresiko. Belum adanya dukungan outlet kondom dilapangan oleh sebagian pemangku kebijakan sehingga menyulitkan pendistribution kondom ke pelanggan. ( Batras / Salon ). Belum fahamnya pemangku kebijakan tentang tujuan pembentukan outlet kondom pada populasi beresiko.  Rencana Tindak Lanjut : KPA Kota Surakarta akan melaksanakan Pertemuan PE pada tanggal 13 September 2011. Perlu dilakukan pertemuan stakeholder guna diperoleh dukungan program PMTS (distribusi kondom)     ... selengkapnya

Pertemuan Sub Sub Recipient (SSR) GF-SSF Q5 KPA Provinsi Jawa Tengah
ditulis pada 02 2012
Pertemuan dilaksanakan pada tanggal 28-30 September 2011, bertempat di Hotel AGAS Internasional Surakarta. Tujuan pertemuan adalah : Tersosialisasinya hasil capaian masing-masing SSR dari target yang ada. Diketahuinya kendala dalam pelaksanaan kegiatan pada Q5 dan upaya pemecahannya. Diperolehnya strategi yang akan dilakukan dalam menjalankan program pada Quartal selanjutnya, sehingga target dapat tercapai sesuai dengan waktu yang telah ditentukan dengan hasil sebagai berikut : Capaian penasun yang terjangkau LASS di Jawa Tengah secara kumulatif telah mencapai 164,4%. Capaian setup outlet kondom di jawa tengah secara kumulatif baru mencapai 79,18%. Capaian distribusi kondom di Jawa Tengah secara kumulatif telah mancapai 96,3%. Penyerapan dana di KPA Provinsi Jawa Tengah sampai dengan 30 September 2011 (pada Kuartal ini) sebesar 95%, hal ini disebabkan adanya kegiatan training yang belum terlaksana dan akan diajukan permintaan pemindahan dana ke kuartal selanjutnya. kegiatan penjangkauan penasun di beberapa Kab/Kota tidak dapat dilakukan karena adanya pergantian SSR dan IU PKBI. Pelaksanaan PPB oleh Dinas Kesehatan mengalami beberapa kendala yang perlu dipecahkan bersama, antara lain: Kegiatan PPB dan PMTS belum sinkron Kegiatan PBB belum mendapat dukungan penjangkau secara optimal Tidak ada dana untuk pertemuan evaluasi PPB Beberapa WPS mengalami efek samping (mual dan muntah) setelah minum obat karena belum makan dan minum alkohol sebelumnya. Dana untuk mobile PPB sangat terbatas. Dana lab-consumable yang ada tidak mencukupi. Dana kegiatan Monev di tingkat Kota/Kab sebaiknya tidak disamaratakan karena masing-masing Kab/Kota mempunyai target yang berbeda. Angka kejadian IMS masih belum menurun secara signifikan di beberapa kota. Kesadaran WPS terhadap pemakaian kondom masih rendah, terutama pada last-sex, dan pemakaian kondom tidak continyu. Peralatan laboratorium puskesmas belum memadai. pada phase ini, PKBI telah melakukan rekuitment SSR kembali dengan melibatkan Dinkes Provinsi, KPA Provinsi, dan forum LSM sebagai tim seleksi. Rekuitment SSR PKBI dilakukan melalui tahap seleksi administrasi dan kunjungan ke lembaga yang memerlukan kinfirmasi lebih lanjut. Rekuitment SSR PKBI dilakukan secara terbuka melalui media massa, website PKBI dan KPAP, serta penyebaran informasi dari Dinkes Provinsi ke DInkes Kab/Kota. PKBI telah menentukan 3 SSR untuk 3 distrik yaitu sebagai berikut : LSM Graha Mitra untuk distrik KOta Semarang, Kab. Kendal dan Kab. Batang LSM LPPSLH untuk distrik Kab. Tegal, Kab. Cilacap dan Kab. Banyumas LSM Yayasan MItra Alam (YMA) untuk distrik Kab. Semarang dan Kota Surakarta. Rencana Tindak Lanjut :' Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan/rencana tindak lanjut (RTL) oleh ketiga SR & SSR (KPA, Dinkes dan PKBI)   ... selengkapnya

Lokakarya Pokja PMTS KPA Prov. Jateng
ditulis pada 19 2011
Lokakarya dilaksanakan pada tanggal 27 September 2011, bertempat di BKKBN Provinsi Jawa Tengah. Tujuan lokakarya adalah : Tersosialisasinya kebijakan penanggulangan HIV dan AIDS Tersosialisasinya Program PMTS Tersosialisasinya Rencana pembentukan Tim PMTS Kabupaten/Kota   dengan hasil : Pembentukan Tim PMTS Kabupaten/Kota diprioritaskan kepada 5 kab/Kota yaitu Kab. Tegal, Kab. Kendal, Kab. Batang, Kab. Semarang dan Kota Semarang ... selengkapnya

Supervisi Program Q5 GF-ATM SSF di Kabupaten Banyumas
ditulis pada 07 2011
Supervisi dilaksanakan pada tanggal 27 September 2011, bertempat di Sekretariat KPA Kabupaten Banyumas. Tujuan supervisi adalah Monitoring Pelaksanaan Kegiatan yang Bersumber dari Dana Dukungan GF-SSF di Kabupaten Banyumas, dengan hasil sebagai berikut : KPA Kabupaten Banyumas belum melaksanakan beberapa kegiatan yaitu pertemuan PMTS, pencetakan media KIE, 2 kali pertemuan penasun dan monitoring outlet. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada Q6 SSF. KPA Banyumas telah melaksanakan pertemuan PE pada tanggal 1 September 2011. Jumlah penasun yang mengakses layanan LASS di Puskesmas Purwokerto Timur II dan Puskesmas Selatan pada Q5 SSF adalah 61 orang (75,3%) dari target 81 orang. Jumlah outlet yang yang di set up pada Q5 SSF adalah 10 outlet (100%) dari target 10 outlet.  Jumlah distribusi kondom pada Q5 SSF adalah 13.248 pcs (82,6%) dari 16.045 pcs. Pertemuan Nasional AIDS IV akan dihadiri langsung oleh Bupati Banyumas. Kendala yang dihadapi adalah : Kegiatan pertemuan penasun di PKM dijadwalkan bulan Juli, namun tidak terlaksana karena tidak ada penjangkau aktif. Kegiatan pertemuan penasun dengan tokoh masyarakat dan intervensi struktural tidak terlaksana sebab tidak ada kiriman dana dari KPAN. Distribusi kondom tidak mencapai 100% sebab masih ada keraguan dari outlet mengenai kualitas kondom. Rencana Tindak Lanjut : KPA Kabupaten Banyumas akan segera mengirimkan pengalihan dana Q5 ke Q6 kepada KPAP, sehingga kegiatan yang belum dilaksanakan pada Q5 dapat dilaksanakan pada Q6.   ... selengkapnya

Supervisi Program Q5 GF-ATM SSF di Kabupaten Cilacap
ditulis pada 07 2011
Supervisi dilaksanakan pada tanggal 25-26 September 2011, bertempat di Sekretariat KPA Kota Semarang. Tujuan supervisi adalah Monitoring Pelaksanaan Kegiatan yang Bersumber dari Dana Dukungan GF-SSF di Kab. Cilacap, dengan hasil sebagai berikut : KPA Kab. Cilacap telah melaksanakan Pertemuan PE pada bulan Juli 2011 dengan sasaran Pengelola Resos, WPS, PE, dan Satpol PP. Pertemuan untervensi Struktural telah dilaksanakan pada tanggal 15 September 2011 dengan agenda membahas efektivitas outlet kondom. Dana KIE akan diusulkan ke KPA Provinsi Jawa Tengah untuk digunakan spot iklan di radio. KPA Kab. Cilacap telah melaksanakan kegiatan Pertemuan Penasun pada tanggal 13 September 2011 dengan agenda membahas PP Wajib Lapor dan wacana pembuatan ID Card bagi penasun yang mengakses langsung layanan LJASS yang tersedia di Kab. Cilacap. KPA Cilacap baru menset-up 4 outlet pada Quartal 5 ini (dari target = 6 outlet). Penasun yang terjangkau sebanyak 12 orang (dari target = 65 orang), hal ini disebabkan oleh petugas penjangkau ditahan oleh pihak kepolisian dan sampai sekarang belum ada yang menggantikan. KPA Kab. Cilacap membutuhkan alcohol-swab dan amplop paket JASS. KPA Kab. Cilacap telah membentuk Warga Peduli AIDS (WPA) di Desa Tambak Reja Kecamatan Cilacap Selatan Rencana Tindak Lanjut : KPA Kab. Cilacap akan mengajukan surat permintaan alcohol-swab dan amplop paket JASS ke KPA Provinsi Jawa Tengah   ... selengkapnya

Pelatihan Peningkatan Kapasitas Petugas Lapangan HIV di Jawa Tengah
ditulis pada 25 2011
Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 19-20 September 2011, bertempat di PKBI Jawa Tengah. Tujuan pertemuan adalah : Meningkatkan peran serta aktif pemangku kepentingan di tingkat wilayah dan lokal dalam mendukung penanggulangan HIV dan AIDS melalui fasilitator lapangan. Meningkatkan partisipasi kelompok populasi kunci dalam penanggulangan HIV dan AIDS di wilayahnya melalui fasilitator lapangan. terbangunnya kesadaran kritis pupolasi kunci tentang hak hidup dan kesehatan mereka melalui fasilitator lapangan. dengan hasil sebagai berikut: Merubah strategi pendekatan dari individu ke kelompok --> pendidikan masyarakat yang kurang, maka dirubah pada pranata sosialnya. Merubah cara pandang terhadap kelompok dampingan --> WPS (Perempuan) adalah korban Mindstream  kita dirubah dari perempuan menjadi penular, dirubah dengan mengintervensi laki-laki perlunya pengorganisasian (CO) di komunitas dalam upaya pencegahan HIV ... selengkapnya

Pertemuan Pokja KPA Provinsi Jawa Tengah
ditulis pada 25 2011
Pertemuan dilaksanakan pada tanggal 16 September 2011, bertempat di gedung pertemuan Bappeda Prov. Jateng. Tujuan pertemuan adalah : Tim Pokja KPA Provinsi Jawa Tengah dapat berkoordinasi dalam menyusun strategi pelaksanaan kegiatan pokja 2011. Tim Pokja dapat menyusun Usulan Rencana Kerja 2012 dari masing-masing Pokja sesuai dengan Tugas dan Fungsinya. hasil sebagai berikut : Gubernur Jawa Tengah telah mengeluarkan SK No. 443.22/37/2009 tentang Pembentukan Sekretariat, Tim Asistensi,dan Kelompok Kerja/Pokja Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Jawa Tengah.  KPA Provinsi Jawa Tengah mempunyai 8 Kelompok Kerja (Pokja) berdasarkan SK No. 443.22/37/2009 tersebut di atas, dan memiliki tugas dan fungsi masing-masing. Semua Pokja telah menandatangani Surat Pernyataan Penerimaan dana dan kesanggupan melaksanakan kegiatan sebagai upaya Pokja dalam rangka Program KPA Provinsi Jawa Tengah dengan dukungan dana hibah APBD 2011. Rencana tindak lanjut : Sekretariat KPA Provinsi Jawa Tengah akan memfasilitasi dalam penyelenggaraan kegiatan-kegiatan   ... selengkapnya