• Terdapat penambahan fitur baru pada www.aidsjateng.or.id yaitu 'TV Spot KPAP'
  • SK Pembentukan KPA Kab/Kota, bisa di download pada menu direktori
  • Data Kasus HIV dan AIDS sampai dengan 31 Desember 2014 adalah 10.804 kasus
  • Sudah Ada 35 KPA Kab/Kota di Jawa Tengah

Berita KPAP

Supervisi Program Q5 GF-ATM SSF di Kabupaten Tegal
ditulis pada 07 2011
Supervisi dilaksanakan pada tanggal 14-15 September 2011, bertempat di Sekretariat KPA Kabupaten Tegal. Tujuan supervisi adalah Monitoring Pelaksanaan Kegiatan yang Bersumber dari Dana Dukungan GF-SSF di Kabupaten Tegal, dengan hasil sebagai berikut : Data terbaru pemetaan populasi kunci (WPS) adalah : Warung lesehan    : 50 orang Karang Gondang    : 50 orang Wandan            : 65 orang Peleman            : 115 orang Gang Sempit        : 60 orang Turunan pengasinan dan kramat         : 50 orang Jumlah set up outlet pada Q5 adalah 34 outlet (111%) dari target 30 outlet, outlet tersebut terdiri dari PE dan Bidan. Jumlah kondom yang terdistribusi adalah 4.896 pcs (30%) dari target 16.709 pcs. Pertemuan PMTS dilaksanakan pada tanggal 13 September 2011 Pembentukan Warga Peduli AIDS (WPA) di 4 desa yaitu Desa Maribaya, Desa Sidoarjo, Desa Mejasem, Desa Munjung Agung. Kendala yang dihadapi adalah dana Q5 yang turun pada akhir quarter belum semua, sehingga terdapat kegiatan yang belum dilaksanakan. Rencana Tindak Lanjut : Pertemuan PE akan dilaksanakan pada tanggal 26 September 2011 Dana akan segera dikirim, segera setelah KPAN mengirimkannya kepada KPAP Jateng.     ... selengkapnya

Supervisi Program Q5 GF-ATM SSF di Kabupaten Batang
ditulis pada 17 2011
Supervisi dilaksanakan pada tanggal 14 September 2011, bertempat di sekretariat KPA Kabupaten Batang. Tujuan supervisi adalah monitoring pelaksanaan kegiatan Q5 SSF GF ATM di Kabupaten Batang, dengan hasil sebagai berikut : Pertemuan PMTS Kab. Batang belum terlaksana, direncanakan tanggal 26 September 2011, dan sampai saat ini belum ada transfer dana dari KPAN. Pembuatan media KIE belum terlaksana, dikarenakan transfer dana dari KPAN belumada. Supervisi outlet sudah dilakukan oleh KPA Kab. Batang. Pertemuan PE sudah terlaksana di dua lokalisasi, yaitu di Banyuputih dan penundan. Terget outlet pada Q5 ada 30 outlet, dan sudah tersetup 20 outlet, masih sisa 10 outlet, yang direncakan akan di buat pada minggu ke 3 bulan September 2011. Jumlah kondom yang terdistribusikan pada Q5 sejumlah 5.328 pcs, sedangkan target 16.604 pcs, hal ini disebabkan karena stock opname menipis dan bulan ramadhan. Kegiatan KPA Kab. Batang dengan dukungan APBD yang dilaksanakan adalah dukungan layanan kesehatan berupa honor bagi petugas klinik, dan sosialisasi HIV dan AIDS pada siswa SMA N 1 Batang. Kendala penyerapan dana di KPA Kab. Batang adalah keterlambatan transfer dana dari KPAN yang mendekati akhir bulan, padahal masih banyak kegiatan yang belum dilaksanakan, selain itu juga karena perencanaan kegiatan yang kurang tepat, diadakan pada akhir kuartal. Rencana tindak lanjut : KPA Prov. Jateng akan mengirim dana untuk digunakan dalam pelaksanaan kegiatan sambil menunggu transfer dana dari KPAN, adapun kegaitan yang di bantu adalah pertemuan PMTS KPA Kab. Batang KPA Prov. Jateng akan mengirim kekurangan kondom, agar bisa didistribusikan guna memenuhi target Q5.   ... selengkapnya

Supervisi Program Q5 GF-ATM SSF di Kabupaten Kendal
ditulis pada 07 2011
Supervisi dilaksanakan pada tanggal 13 September 2011, bertempat di Sekretariat KPA Kabupaten Kendal. Tujuan supervisi adalah Monitoring Pelaksanaan Kegiatan yang Bersumber dari Dana Dukungan GF-SSF di Kabupaten Kendal, dengan hasil sebagai berikut : KPA Kab. Kendal telah membentuk Warga Peduli AIDS (WPA) di 3 kecamatan (Kecamatan Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu Selatan, dan Kecamatan Brangsong). Kegiatan yang belum dilaksanakan oleh KPA Kab. Kendal, yaitu: pembuatan KIE, pertemuan stakeholder, dan distribusi kondom. KPA Kab. Kendal telah men-setup outlet kondom sebanyak 8 outlet dari target sebanyak 12 outlet pada kuartal 5 ini. Bupati Kendal bersedia hadir secara pribadi pada pertemuan Pernas AIDS IV tanggal 2-3 Oktober 2011 di Yogyakarta. Belum ada distribusi kondom pada kuartal ini, hal ini disebabkan masih banyaknya stok di outlet karena bulan puasa dan lebaran. Rencana Tindak Lanjut : KPA Kab. Kendal akan segera melakukan set-up outlet kondom dan distribusi kondom pada September minggu ke-3. KPA Kab. Kendal akan segera melaksanakan kegiatan-kegiatan yang belum terlaksana pada awal minggu ke 5 bulan September ini.     ... selengkapnya

Pertemuan Tim Monev dan Penyusunan Rencana Kerja Monev
ditulis pada 07 2011
Pertemuan dilaksanakan pada tanggal 8 September 2011 di Sekretariat KPA Provinsi Jawa Tengah. Tujuan pertemuan adalah: Tersosialisasinya SK Tim Monev KPA Provinsi Jawa Tengah. Pengenalan anggota Tim Monev KPA Provinsi Jawa Tengah. Diketahuinya Tugas-tugas Tim Monev KPA Provinsi Jawa Tengah.  Menyusun Rencana Kerja Monev 2011. dengan hasil sebagai berikut : Tersosialisasikannya SK No 2/SK/SET/KPAJATENG/III/2011 Tentang Pembentukan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Jawa Tengah Tugas Tim Monev adalah : Merencanakan serta melaksanakan monitoring dan evaluasi program pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS di Provinsi Jawa tengah. Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi pada proses awal, pertengahan, dan pada akhir pelaksanaan program pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS. Menyampaikan laporan secara berkala : laporan bulanan dan laporan tahunan/laporan akhir penyelenggaraan program pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS kepada Ketua KPA Provinsi Jawa Tengah melalui Sekretaris KPA Provinsi Jawa Tengah. Perkenalan antara anggota Tim Monev yang terdiri dari : No    Nama                                                      Jabatan/Instansi                               Kedudukan dalam Tim Monev1    Sigit Setya Boedi, SKM, M.Kes             Biro Binsos SETDA Prov. Jateng                                 Koordinator2    Hengky Sri Wahyu P, SH                          Bappeda Prov. Jateng                                   Wakil Koordinator3    Dr. Bagoes Widjanarko, MPH       Promkes Pasca sarjana UNDIP Semarang                            Anggota4    Edy Purwanto, SKM, MScPH                        Dinkes Prov. Jateng                                           Anggota5    Drs. Bambang Supriyono, M.Pd          Dinas Pendidikan Prov. Jateng                                    Anggota6    Elizabeth Widyastuti, SKM, M.Kes                PKBI Jawa Tengah                                            Anggota7    Dr. Primasari Diah I.L                            RS Tugurejo Semarang                                          Anggota8    Tri Agustin, SH                                        Dinsos Prov. Jateng                                            Anggota9    Kartika Kusuma Wardani, ST              Sekretariat KPA Prov. Jateng                                      Anggota KPA Provinsi Jawa Tengah telah menyusun Draft Perangkat Monev pada tanggal 16-17 Desember 2010 Perangkat monev melibatkan 39 instansi/badan/lembaga yang menjadi anggota KPA Provinsi Jawa Tengah. Manfaat Perangkat Monev adalah : Memberikan informasi kepada pengambil keputusan tentang program yang sedang berlangsung atau pada akhir program, Mengukur kemajuan program, Memperjelas konsistensi antara input, proses, output, outcome (hasil) dan impact (dampak). Rencana Tindak Lanjut : Finalisasi Perangkat Monev akan dilaksanakan pada tanggal 12-13 Oktober 2011. Uji coba Perangkat Monev akan dilaksanakan pada tanggal 27 Oktober 2011.  Pertemuan koordinasi data monev oleh lintas sektor tingkat provinsi akan dilaksanakan pada tanggal 10 November 2011.     ... selengkapnya

Supervisi Program Q5 GF-ATM SSF di Kabupaten Semarang
ditulis pada 12 2011
Supervisi dilaksanakan pada tanggal 8 September 2011 di sekretariat KPA Kabupaten Semarang. Tujuan supervisi adalah monitoring pelaksanaan kegiatan Q5 SSF GF ATM Kabupaten Semarang. dengan hasil sebagai berikut : Program Harm Reduction (HR) mengalami sedikit permasalahn, dikarenakan sudah tidak adanya LSM yang bergerak Jarum tidak terserap dengan baik, dikarenakan puskesmas kurang aktif dan tidak adanya transport untuk Petugas Lapangan (PL). Satgas HIV di Kabupaten Semarang direncanakan ada perubahan nama, dan satgas HIV ini nantinya menjadi TIM PMTS Kabupaten Semarang Satpol PP di Kabupaten Semarang, sudah berperan aktif dalam program PMTS Pada kuartal ini Kabupaten Semarang mempunyai target pembentukan outlet kondom pada minggu 2 dan 3 bulan september KPA KAbupaten Semarang akan mengadakan pelatihan untuk PE pada bulan ini. KPA Kab. Semarang akan mengadakan survey peminatan kondom, untuk mengetahui kondom yang diminati oleh Wanita Pekerja Seks Langsung (WPSL) dan oleh Wanita Pekerja Seks Tidak Langsung (WPSTL). karena WPSL/WPSTL kurang menyukai kondom dari KPA. Distribusi kondom yang berkebalikan dengan angka IMS bisa menjadi sebuah bumerang bagi kelembagaan KPA, distribusi kondom saat ini 21.194, sedangkan angka IMS 57%, dan selain itu jumlah WPSL/WPSTL yang terjangkau kurang lebih 600 orang,tentu ini sangat berpengaruh. Pengelola program dan pengelola administrasi KPA Kabupaten Semarang beserta rombongan dari LSM dan PE di Kab. Semarang beserta rombongan dari LSM dan PE Kabupaten Semarang akan mengikuti pernas AIDS IV di Yogyakarta dengan pembiayaan dari APBD. Tidak adanya sinkronisasi antara puskesmas dan RSUD AMbarawa, dengan melihat angka rujukan yang rendah dan IMS tinggi Sekretaris KPA Kabupaten Semarang, Bapak Muh. Risun sudah tidak lagi menjadi sekretaris karena alih tugas menjadi camat, untuk sekretaris yang baru sedang dalam pemrosesan. Rencana Tindak Lanjut : untuk segera melakukan koordinasi antara RS dan Puskesmas agar terjadi sinkrinisasi data antara rujukan dna angka IMS. Penambahan mobile klinik lewat PKBI akan mempermudah akses, KPA bertugas untuk mengkoordinasikan keberlangsungannya. KPA Kabupaten Semarang akan segera melaksanakan kegiatan-kegiatannya pada bulan September. ... selengkapnya

Supervisi Program Q5 GF-ATM SSF di Kota Semarang
ditulis pada 07 2011
Supervisi dilaksanakan pada tanggal 7 September 2011, bertempat di Sekretariat KPA Kota Semarang. Tujuan supervisi adalah Monitoring Pelaksanaan Kegiatan yang Bersumber dari Dana Dukungan GF-SSF di Kota Semarang, dengan hasil sebagai berikut : KPA Kota Semarang telah melaksanakan 2 kali pertemuan penasun pada  tanggal 12 dan 23 Agustus 2011, sehingga kurang 1 kali pertemuan penasun yang belum dilaksanakan. Dari hasil supervisi KPA Kota Semarang ke 34 outlet diperoleh gambaran sbb: 86 %  tidak mempunyai pencatatan. 12,5 % saja yang memberikan laporan rutin (minimal 7 kali dalam setahun). 87,5% outlet tidak aktif melaporkan laporan bulanan distribusi kondom (hanya 1 kali laporan). KPA Kota Semarang dapat memenuhi target outlet, jika definisi operasional yang digunakan adalah outlet merupakan yang terakhir memberikan kondom kepada pengguna (populasi risiko tinggi). Pembuatan/pencetakan peraturan lokal akan dipasang di masing-masing wisma resos.  Adanya Alkohol Swab di Puskesmas yang expired pada bulan September 2011. Kendala yang dihadapi adalah : IDU belum datang mandiri ke layanan HR/LASS masih melalui PL. Set up outlet kondom yang tidak logis dan dampak bagi program PMTS. KPA Kota Semarang membutuhkan penambahan tanaga kerja (laki-laki) yang khusus menangani tentang logistik. Rencana Tindak Lanjut : Pertemuan Penasun di Kota Semarang akan dilaksanakan pada tanggal 14 September 2011. Pertemuan PMTS di Kota Semarang akan dilaksanakan pada tanggal 27 September 2011. Dalam pertemuan ini akan ditekankan supaya outlet lebih aktif dalam laporan bulanan distribusi kondom masing-masing outlet.    Definisi operasional outlet adalah yang terakhir memberikan kondom kepada pengguna (populasi risiko tinggi) sehingga, KPA Kota Semarang bisa memenuhi target outlet. Pelatihan PE HRM (High Risk Man) akan dilaksanakan pada tanggal 15-16 September 2011 dengan peserta dari ABK, Truckers, Sopir Angkot dan Operator Karaoke Resos. Alkohol Swab di Puskesmas tidak akan digunakan lagi dan KPA Kota Semarang akan mengajukan permintaan Alcohol Swab kedada KPA Provinsi.   ... selengkapnya

Koordinasi internal 8 pokja untuk perencanaan dan pelaksanaan kegiatan 2011
ditulis pada 07 2011
Pertemuan dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus 2011 di Sekretariat KPA Provinsi Jawa Tengah. Pertemuan bertujuan untuk koordinasi tentang perencanaan dan pelaksanaan kegiatan masing-masing Pokja pada tahun 2011. dengan hasil sebagai berikut : Terdapat beberapa pergantian personel pokja karena adanya promosi maupun rolling jabatan pada instansinya. Pokja KPA Provinsi Jawa Tengah mendapatkan dukungan dana hibah APBD untuk kegiatan sebesar Rp 170.865.500,- Anggaran HCPI untuk Pokja KPA untuk mendukung kegiatan rapat koordinasi pokja. Tim Asistensi KPA Provinsi Jawa Tengah mendapatkan dukungan dana dari HCPI untuk kegiatan rapat rutin dan kunjungan asistensi ke Kab/Kota. Tim Monev KPA Provinsi Jawa Tengah mendapatkan dukungan dana untuk kegiatan sebagai berikut : Pembentukan Tim Monev Penyusunan Rencana Kerja Monev Pembuatan Software monev Ujicoba perangkat monev Finalisasi perangkat monev Pencetakan panduan monev Pertemuan koordinasi data monev oleh lintas sektor tingkat provinsi. Rencana Tindak Lanjut : KPA Provinsi Jawa Tengah akan mengkonfirmasikan kepada instansi terkait apabila terdapat pergantian personil Pokja KPA Provinsi Jawa Tengah. Pokja KPA Provinsi Jawa Tengah akan memulai kegiatan pada awal September 2011.     ... selengkapnya

Supervisi Program Q5 GF-ATM SSF di Kota Salatiga
ditulis pada 26 2011
Supervisi dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus 2011, bertempat di Sekretariat KPA Kota Salatiga. Tujuan supervisi adalah Monitoring Pelaksanaan Kegiatan Program Pencegahan HIV Melalui Transmisi Seksual (PMTS) di Kota Salatiga, dengan hasil sebagai berikut : Kota Salatiga telah memiliki dan melaksanakan beberapa program penanggulangan HIV & AIDS sebagai berikut : VCT (Voluntary, Concelling, & Testing). CST (Care, Support, & Treatment). HR (Harm Reduction)‏  PMTCT (Prevention Mother To Child Transmission). Komunikasi Publik  Perubahan perilaku (BCI / BCC)‏  Program Pemakaian Kondom (PPK 100%). Penatalaksanaan IMS.  PMTS (Pencegahan HIV Melalui Transmisi Seksual) Beberapa kegiatan yang harus dilaksanakan oleh KPA Kota Salatiga pada kuartal ini adalah sebagai berikut : Rapat koordinasi lintas program. Rapat koordinasi stakeholder wilayah Rapat koordinasi stakeholder lokasi Pelatihan PE Pada kuartal ini Kota Salatiga mempunyai target pembentukan outlet kondom sebanyak 1 outlet. Kendala pelaksanaan program PMTS di Kota Salatiga : Keterbatasan SDM peduli HIV & AIDS. Salatiga rentan penyebaran (Indonesia mini)‏ Informasi HIV & AIDS belum merata. Kepedulian masyarakat masih rendah. Kurangnya sinergisitas tugas antar lembaga. Masih ada stigma dan diskriminasi  Belum adanya Perda penanggulangan HIV & AIDS Kondom dapat dimintakan di KPA Provinsi atau sumber lain (BKKBN, DKT) Rencana tindak lanjut : KPA Kota Salatiga akan segera melaksanakan kegiatan-kegiatannya pada bulan September.   ... selengkapnya