• Terdapat penambahan fitur baru pada www.aidsjateng.or.id yaitu 'TV Spot KPAP'
  • SK Pembentukan KPA Kab/Kota, bisa di download pada menu direktori
  • Data Kasus HIV dan AIDS sampai dengan 31 Desember 2014 adalah 10.804 kasus
  • Sudah Ada 35 KPA Kab/Kota di Jawa Tengah

Berita KPAP

Supervisi 3SR di KPA Kabupaten Cilacap
ditulis pada 18 2013
Laporan Melakukan Kunjungan Monitoring dan Evaluasi KPA Dukungan GF Fase II di KPA Kabupaten Cilacap, dengan hasil sebagai berikut:   Acara  Hari :Selasa Tanggal :12 November 2013 Jam :Pukul 09.00 WIB s/d 14.00 WIB Tempat :Sekretariat KPA Kabupaten Cilacap Jl. Masjid, Cilacap Tujuan  a. Diketahuinya kondisi dan masalah respon penanggulangan HIV dan AIDS di Kabupaten Cilacap. b. Diperolehnya upaya pemecahan masalah penanggulangan HIV dan AIDS di Kabupaten Cilacap. c. Tersusunnya rencana tindak lanjut dalam rangka meningkatkan respon penanggulangan HIV dan AIDS di Kabupaten Cilacap. d. memonitoring  dan  mengevaluasi pelaksanaan  program dan  capaian  KPA  Kabupaten Cilacap,  layanan kesehatan maupun penjangkauan yang dilakukan pada GF-ATM SSF Semester 7 di Kabupaten Cilacap   Peserta Peserta pertemuan monev sebanyak 9 (sembilan) orang terdiri dari unsur KPAP Jawa Tengah, KPA Kab. Cilacap, Dinkes Kab. Cilacap, dan LSM LPPLSH Cilacap.    Hasil dan Rencana Tindak Lanjut a. Jumlah kasus HIV dan AIDS Kabupaten Cilacap, komulatif dari tahun 2007 sampai bulan Agustus 2013 sebanyak 459 kasus, dengan HIV 317 kasus, AIDS 142 kasus, meninggal 43 orang. b. Penemuan kasus pada tahun 2013 dari bulan Januari – Agusutus telah dtemukan sebanyak 55 kasus, dengan HIV 44 kasus dan AIDS 11 kasus. c. Potensi risiko Cilacap selain pada populasi kunci, juga terhadap TKI/TKW, mengingat Cilacap merupakan penyumbang terbesar TKI/TKW. Berdasarkan laporan dari MK KPA Kab. Cilacap di RSUD Cilacap, bahwa 15% ODHA mempunyai riwayat pernah menjadi TKI. d. Angka tertinggi faktor risiko HIV dan AIDS di Cilacap adalah dari Ibu Rumah Tangga sebesar 27%. e. Kegiatan yang belum dilaksanakan oleh KPA Kab. Cilacap pada Q13 dan Q14 adalah pertemuan SSR, pertemuan PE, pembuatan media KIE HR. f. Capaian program LASS di Cilacap tidak ada yang mengakses, sehingga capaian LASS kosong.  g. Capaian kondom untuk Cilacap, dari target 20.129, sudah terdistribusi 3.600 pcs, berarti sekitar 17,9% h. Sekretaris KPA Cilacap mendapatkan kesempatan untuk memaparkan Penanggulangan AIDS di depan para Muspida, kesempatan ini menjadi awal dukungan dari Muspida, dan akan mendukung dalam realisasi pembuatan Perda Penanggulangan AIDS di Cilacap. i. Melalaui disnaker Cilacap, pencegahan HIV dan AIDS sudah masuk ke perusahaan-perusahaan, salah satunya adalah PT. Pertamina di Cilacap.  j. LPPLSH belum optimal dalam melakukan pekerjaan di Cilacap, dan jarang untuk melaporkan kegiatan atau hasil capaiannya kepada KPA Kab. Cilacap. Melalui pertemuan supervisi ini, LPPLSH ke depannya akan membuat laporan atau akan menembuskan laporan kegiatannya kepada KPA Kab. Cilacap. ... selengkapnya

Supervisi 3SR di KPA Kabupaten Grobogan
ditulis pada 13 2014
Laporan Pelaksanaan Monev 3 SR Provinsi Quartal-13 di KPA Kab. Grobogan dengan hasil sebagai berikut :   Penyelenggaraan : Hari : Kamis  Tanggal : 7 November 2013  Waktu : 10.00 WIB s/d selesai Tempat : Ruang Rapat Dinas Kesehatan Kab. Grobogan   Tujuan : a. Memeriksa kelengkapan dokumen administrasi, laporan keuangan dan laporan program yang ada di KPA Kab. Grobogan. b. Memonitor Kegiatan pada Quartal-13 di KPA Kab. Grobogan. c. Mengetahui permasalahan yang ada di KPA Kab. Grobogan.   Peserta : Peserta sebanyak adalah 19 orang terdiri dari SR Provinsi 6 orang, KPA Kab. Grobogan 3 orang, Dinkes Kab. Grobogan 2 orang, Muslimat NU Kab. Grobogan 5 orang dan KDS Grobogan 3 orang.   Hasil : a. Pertemuan koordinasi dibuka oleh Sekretaris KPA Kab. Grobogan dan dihadiri oleh Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kab. Grobogan. b. Capaian KPA Kab. Grobogan pada Quartal-13 : KPA Kab. Grobogan sd Oktober 2013 sudah mempunyai outlet kondom sebanyak 134 outlet, distribusi kondom sejak Mei hingga Oktober 2013 sudah mencapai 29.664 pcs c. Capaian Dinas Kesehatan Kab. Grobogan pada Quartal-13 : sudah membentuk layanan IMS di Puskemas Toroh I, dan layanan VCT di RSUD Dr. R. Soejati Purwodadi, RS Panti Rahayu Purwodadi, Puskesmas Gubug I. d. Capaian Muslimat NU Kab. Grobogan pada Quartal-13 : sudah melakukan pemetaan lokasi hot spot di Kabupaten Grobogan sebanyak 15 lokasi. e. Capaian KDS Grobogan pada Quartal-13 : sudah mendampingi ODHA sebanyak 84 orang yang 10 diantaranya adalah anak-anak. ... selengkapnya

Supervisi 3SR di KPA Kabupaten Jepara
ditulis pada 16 2013
Laporan Pelaksanaan Monev 3 SR Provinsi Quartal-13 di KPA Kab. Jepara dengan hasil sebagai berikut :   Penyelenggaraan : Hari : Rabu   Tanggal : 6 November 2013  Waktu : 10.00 WIB s/d selesai Tempat : Dinas Kesehatan Kab. Jepara   Tujuan : a. Memeriksa kelengkapan dokumen administrasi, laporan keuangan dan laporan program yang ada di KPA Kab. Jepara. b. Memonitor Kegiatan pada Quartal-13 di KPA Kab. Jepara. c. Mengetahui permasalahan yang ada di KPA Kab. Jepara.   Peserta : Peserta sebanyak adalah 12 orang terdiri dari KPA Prov. Jateng, SR NU, PEKA, KPA Kab. Jepara, Dinkes Kab. Jepara, LSM Graha Mitra, dan KDS Jepara Plus .   Hasil : a. KPA Kabupaten Jepara telah membentuk 13 WPA, 10 WPA menggunakan anggaran GF dan 3 WPA menggunakan anggaran APBD II.  b. Outlet kondom yang telah di setup KPA Kab. Sukoharjo sebanyak 31 outlet, namun yang masih aktif 9 outlet.  c. Hotspot-hotspot yang berhasil dipetakan adalah kawasan wisata karaoke pantai pungkruk, shoping centre jepara, pecinan, pecangaan, dan Suwilah. d. Dari awal tahun ditemukan (1997) sampai dengan Desember 2012 terdapat 328 kasus HIV dan AIDS. e. KDS Jepara Plus telah mendampingi 180 orang, diantaranya 75 orang telah mengakses ARV. f. Pertemuan rutin KDS dilaksanakan 2 kali dalam sebulan. g. NU telah melatih 5 orang kader NU dari Kab. Jepara yang dapat dilibatkan dalam kegiatan penanggulangan HIV dan AIDS di Kab. Jepara. h. KPA Kab. Jepara dan LSM Graha Mitra belum mengetahui anggota KDS Jepara Plus yang terlibat dalam program GF. i. Sosialisasi HIV dan AIDS melalui radio berhasil menarik masyarakat untuk berkunjung ke puskesmas mlonggo. j. Terdapat dobel pencatatan capaian distribusi kondom oleh KPA Kab. Jepara dan Dinas Kesehatan Kab. Jepara.  k. KPA Kab. Jepara akan melaksanakan sosialisasi pemulasaran jenasah ODHA kepada petugas yang memandikan jenasah.  l. Sosialisasi di Perusahaan telah dilakukan yang bekerja sama dengan Dinsosnakertrans (Kesepakatan Tripartid). ... selengkapnya

Audiensi Program Penanggulangan HIV&AIDS di Kota Tegal
ditulis pada 13 2014
Laporan Audensi ke Kota Tegal dengan hasil sebagai berikut :   Penyelenggaraan : Hari : Rabu Tanggal : 30 Oktober 2013 Waktu : 11.00 – 13.00 WIB  Tempat : Ruang Rapat SETDA Pemerintah Kota Tegal   Tujuan : a. Diketahuinya kondisi dan masalah respon Penanggulangan HIV&AIDS di Kota Tegal. b. Diperolehnya upaya pemecahan masalah Penanggulangan HIV&AIDS di Kota Tegal. c. Tersusunnya Rencana Tindak Lanjut dalam rangka meningkatkan Respon penanggulangan AIDS di Kota Tegal.   Peserta : Peserta ± 15 orang terdiri dari SKPD dan lintas sektor anggota KPA Kota Tegal Tim Asistensi KPA Provinsi :   Hasil : p. KPA Kota Tegal telah terbentuk sejak tahun 2011 dengan SK Walikota Tegal No. 443.2/078/2011 tentang Pembentukan KPA Kota Tegal dan SK Walikota Tegal No. 442.3/011/2013 tentang Pembentukan Sekretariat Pelaksana dan Kelompok Kerja KPA Kota Tegal. q. KPA Kota Tegal sudah mendapatkan dukungan dana APBD sebesar Rp. 50.000.000,. untuk operasional KPA Kota Tegal r. Jumlah kasus HIV & AIDS di Kota Tegal sejak 2002 s/d April 2013 : HIV : 40 AIDS : 43 Total : 83 s. KPA Kota Tegal sudah menempati kantor sekretariat yang baru, yang berada di komplek Pemerintah Kota Tegal dengan alamat Jl. Ki Gede Sebayu Nomor 6 Tegal t. Distribusi kasus HIV & AIDS di Kota Tegal menurut kelompok umur, didominasi oleh kelompok umur 26-35 tahun, di mana pada usia tersebut merupakan usia produktif. u. Layanan VCT dan CST di Kota Tegal terdapat di RSUD Kardinah dan Balai Pengobatan Paru-Paru v. Layanan PMTCT sudah merata di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di Kota Tegal ... selengkapnya

Supervisi 3SR di KPA Kota Surakarta
ditulis pada 16 2013
Laporan Pelaksanaan Monev 3 SR Provinsi Quartal-13 di KPA Kota Surakarta dengan hasil sebagai berikut :   Penyelenggaraan : Hari : Selasa  Tanggal : 29 Oktober 2013  Waktu : 10.00 WIB s/d selesai Tempat : Ruang Rapat Setda Kota Surakarta   Tujuan : a. Memeriksa kelengkapan dokumen administrasi, laporan keuangan dan laporan program yang ada di KPA Kota Surakarta. b. Memonitor Kegiatan pada Quartal-13 di KPA Kota Surakarta. c. Mengetahui permasalahan yang ada di KPA Kota Surakarta.   Peserta : Peserta sebanyak adalah 15 orang terdiri dari SR Provinsi 4 orang, KPA Kota Surakarta 3 orang, Dinkes Kota Surakarta 3 orang, LSM Mitra Alam 3 orang dan KDS Solo Plus 2 orang.   Hasil : a. Pertemuan koordinasi dibuka oleh Sekretaris KPA Kota Surakarta. b. Capaian KPA Kota Surakarta pada Quartal-13 : KPA Kota Surakarta sd Oktober 2013 sudah mempunyai PE di masing-masing WPA yang terbentuk di Kota Surakarta c. Capaian Dinas Kesehatan Kota Surakarta pada Quartal-13 : sudah melakukan pendataan yang sudah cukup lengkap sehingga pelaporan data capaian dapat tergambar dengan rinci. d. Capaian LSM Mitra Alam Kota Surakarta pada Quartal-13 : Perkembangan MARPs di komunitas LSL, Waria, HRM dan PS sudah dapat membantu dalam penjangkauan kepada populasi kunci. e. Capaian KDS Solo Plus pada Quartal-13 : Merawat anak balita ODHA karena yatim-piatu dan Melakukan pendampingan ODHA yang sudah dirawat di Rumah Sakit ... selengkapnya

Supervisi 3SR di KPA Kabupaten Pati
ditulis pada 16 2013
Laporan Pelaksanaan Monev 3 SR Provinsi Quartal-13 di KPA Kab. Pati dengan hasil sebagai berikut :   Penyelenggaraan : Hari : Kamis  Tanggal : 24 Oktober 2013  Waktu : 10.00 WIB s/d selesai Tempat : Kantor Sekretariat KPA Kab. Pati   Tujuan : a. Memeriksa kelengkapan dokumen administrasi, laporan keuangan dan laporan program yang ada di KPA Kab. Pati. b. Memonitor Kegiatan pada Quartal-13 di KPA Kab. Pati. c. Mengetahui permasalahan yang ada di KPA Kab. Pati.   Peserta : Peserta sebanyak adalah 14 orang terdiri dari SR Provinsi 4 orang, KPA Kab. Pati 4 orang, Dinkes Kab. Pati 3 orang, LSM Graha Mitra 1 orang dan KDS Rumah Matahari Pati 2 orang.   Hasil : a. Pertemuan koordinasi dibuka oleh Kabag Kesra SETDA Kab. Pati. b. Capaian KPA Kab. Pati pada Quartal-13 : KPA Kab. Pati sd Oktober 2013 sudah membentuk WPA di 5 Kecamatan 10 Desa serta sudah melakukan sosialisasi kampanye kondom di PPI Juana dan Terminal Sleko Pati c. Capaian Dinas Kesehatan Kab. Pati pada Quartal-13 : sudah membentuk layanan IMS di Puskemas Batangan dan Puskesmas Margorejo, serta layanan CST di RSUD RAA Soewondo Pati.  d. Capaian LSM Graha Mitra Kab. Pati pada Quartal-13 : sudah melakukan pemetaan lokasi hot spot di Kabupaten Pati sebanyak 5 lokasi. e. Capaian KDS Rumah Matahari Pati pada Quartal-13 : sudah mendampingi ODHA sebanyak 255 orang yang terdiri dari 128 perempuan, 108 laki-laki dan 19 diantaranya adalah dari anak-anak. ... selengkapnya

Audiensi Program Penanggulangan HIV&AIDS di Kabupaten Wonogiri
ditulis pada 13 2014
Laporan Audensi ke Kab. Wonogiri dengan hasil sebagai berikut :   Penyelenggaraan : Hari : Kamis Tanggal : 24 Oktober 2013 Waktu : 11.00 – 14.00 WIB  Tempat : Ruang Rapat SETDA Kab. Wonogiri   Tujuan : a. Diketahuinya kondisi dan masalah respon Penanggulangan HIV & AIDS di Kab. Wonogiri. b. Diperolehnya upaya pemecahan masalah Penanggulangan HIV & AIDS di Kab. Wonogiri. c. Tersusunnya Rencana Tindak Lanjut dalam rangka meningkatkan Respon penanggulangan AIDS di Kab. Wonogiri.   Peserta : Peserta ± 18 orang terdiri dari SKPD dan lintas sektor anggota KPA Kab. Wonogiri.     Hasil : a. Sudah terdapat SK KPA Kabupaten Wonogiri No. 424 Tahun 2012 dengan Ketua KPA Bupati Kab. Wonogiri. b. KPA belum mempunyai kantor sekretariat sendiri. Namun sudah memiliki sekretaris KPA purna waktu. c. Belum ada layanan pemeriksaan IMS, masih include dengan poliklinik spesialis kulit dan kelamin di RSUD dr. Soediran MS. Layanan VCT ada di RSUD dr. Soediran MS. Untuk layanan CST dalam proses aktivasi dari Dinas Kesehatan Provinsi. d. Kabupaten Wonogiri sudah mempunyai LSM peduli HIV dan AIDS yaitu LSM Persepsi. e. Kasus HIV & AIDS: Data HIV dan AIDS dari Dinkes Kab. Wonogiri berjumlah 117 orang. Sedangkan data kasus (s/d Juni 2013) dari Dinkes Prov Jateng berjumlah 59 kasus. f. Hambatan : 1) Tingginya stigma dan diskriminasi terhadap ODHA. 2) Keterbatasan anggaran dalam program penanggulangan HIV dan AIDS. 3) Perlunya peningkatan dan penguatan kelembagaan KPA.   ... selengkapnya

Supervisi 3SR di KPA Kabupaten Tegal
ditulis pada 16 2013
Laporan Pelaksanaan Monev 3 SR Provinsi Jawa Tengah Quartal-13 di KPA Kab. Tegal dengan hasil sebagai berikut :   Penyelenggaraan : Hari : Rabu Tanggal : 23 Oktober 2013  Waktu : 11.00 WIB s/d selesai Tempat : Kantor PKBI Kab. Tegal   Tujuan : a. Memeriksa kelengkapan dokumen administrasi, laporan keuangan dan laporan program yang ada di KPA Kab. Tegal b. Memonitor Kegiatan pada Quartal-13 di KPA Kab. Tegal c. Mengetahui permasalahan yang ada di KPA Kab. Tegal    Peserta : Peserta sebanyak adalah 13 orang terdiri dari SR Provinsi Jawa Tengah 3 orang, KPA Kab. Tegal 4 orang, Dinkes Kab. Tegal 1 orang, LSM PKBI Kab. Tegal 3 orang, dan KDS Kab. Tegal 2 orang.   Hasil : a.Pertemuan koordinasi dibuka oleh Sekretaris KPA Kab. Tegal. b.Beberapa kegiatan GF yang sudah dilaksanakan : 1)Pertemuan koordinasi 3 bulanan 2)Kampanye kondom 3)Pertemuan PE 4)Pertemuan penguatan kapasitas PE WPS c.Kegiatan APBD yang telah dilakukan : 1)Sosialisasi HIV & AIDS kepada masyarakat dan remaja 15-24 tahun. 2)Sosialisasi di tempat kerja 3)Pertemuan stakeholder lokasi 4)Pertemuan penguatan kapasitas petugas lapangan 5)Pertemuan kepala desa se-Kecamatan Kramat 6)Pertemuan TP-PKK tingkat kabupaten 7)Pertemuan rutin bulanan d.Outlet kondom yang terbentuk sebanyak 141, tetapi yang aktif hanya 22 outlet. e.Jumlah kasus kumulatif sejak tahun 1996 s/d akhir 2012 adalah 170 kasus, dengan rincian HIV sebanyak 119, AIDS sebanyak 51, dan meninggal 27 orang. f.Jumlah kasus HIV lebih besar dari AIDS, hal ini menunjukkan bahwa klinik VCT sudah mulai aktif, masyarakat sudah mulai sadar untuk memeriksakan diri, dan sosialisasi sudah efektif mempengaruhi masyarakat. g.Sasaran layanan kesehatan (IMS dan HIV) masih berfokus hanya pada populasi kunci, terutama WPS, belum pada populasi umum. h.PKBI Kab. Tegal akan melaksanakan VCT massal sebanyak 1000 orang pada bulan November – Desember 2013. ... selengkapnya