• Terdapat penambahan fitur baru pada www.aidsjateng.or.id yaitu 'TV Spot KPAP'
  • SK Pembentukan KPA Kab/Kota, bisa di download pada menu direktori
  • Data Kasus HIV dan AIDS sampai dengan 31 Desember 2014 adalah 10.804 kasus
  • Sudah Ada 35 KPA Kab/Kota di Jawa Tengah

Berita KPAP

Workshop Survei Cepat Perilaku 2011 Provinsi Jawa Tengah
ditulis pada 29 2011
Workshop dilaksanakan pada tanggal 14-15 Maret 2011, bertempat di Hotel Pandanaran Kota Semarang. Tujuan workshop adalah : Sebagai salah satu alat evaluasi untuk mengukur dampak program yang dilakukan oleh HCPI dan mitra HCPI selama ini Memberikan informasi kepada pelaksana program, pemerintah, dan lembaga donor tentang trend perubahan perilaku kelompok penasun yang didampingi/ikut serta dalam program LJASS/PTRM dan sekaligus memperoleh umpan balik terhadap layanan yang disediakan program data baseline untuk mengevaluasi dampak program HCPI dan mitra selama 5 tahun dengan hasil sebagai berikut : Memahami rencana dan pelaksanaan survey perilaku pada penasun yang akan dilaksanakan di Provinsi masing-masing Mampu mengisi data hasil survey ke dalam format excel yang disediakan Rencana tindak lanjut : Penelitian akan dilaksanakan pada bulan maret sampai april 2011 di masing-masing Puskesmas Workshop pasca penelitian akan dilaksanakan pada bulan Mei 2011 di Kota Madya Surakarta. ... selengkapnya

Workshop Pemulihan Adiksi dan HIV & AIDS di Provinsi Jawa Tengah
ditulis pada 14 2011
Workshop dilaksanakan pada tanggal 8 Maret 2011, bertempat di Ruang Mawar lt 8, Dinas Kesehatan Prov. Jawa Tengah. Tujuan workshop adalah mendapatkan informasi penyalahgunaan napza, khususnya opiat, dan HIV/AIDS serta kondisi umum upaya penanggulangannya, khususnya institusi penyedia layanan, di Jawa Tengah dan mendapatkan informasi kebutuhan yang diperlukan oleh staf pelaksana program untuk meningkatkan kompetensinya dalam mengimplementasikan program pemulihan adiksi dan HIV/AIDS, dengan hasil sebagai berikut : UNODC program HIV&AIDS berupaya untuk mendukung pembangunan kapasitas teknis untuk penyediaan layanan pemulihan adiksi yang efektif, aneka ragam dan terintegrasi dengan layanan pencegahan, pengobatan, dan perawatan HIV. Kegiatan kedepan yang akan dilaksanakan oleh UNODC adalah pengembangan Paket Modul Pelatihan dengan tahapan sebagai berikut : Assessment di 5 Propinsi (Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, DKI Jakarta, Jawa Tengah) pada 8 Februari – 11 Maret 2011 dan penyusunan modul pelatihan berdasarkan hasil dari assessment pada minggu ke  3 & 4 Maret 2011. Uji coba modul pelatihan pada April 2011 Modul Pelatihan yang akan dibuat diharapkan memuat informasi dasar dalam pelaksanaan pelayanan pemulihan adiksi yang dapat digunakan oleh semua pihak yang terlibat dalam pelayanan tersebut yaitu Konselor Adiksi, Konselor VCT, Dokter, Perawat, Pekerja Sosial, Psikolog, Petugas Lapangan dan Manajemen. Para peserta pertemuan sepakat agar materi yang ada pada modul tersebut memiliki semua informasi dasar tentang penyelenggaraan penjangkauan, Klinik VCT, Klinik CST, LASS, PTRM dan Penyedia Pelayanan Rehab. Di Jawa Tengah belum memiliki insitusi yang menyediakan layanan detoksifikasi dan masih sedikitnya institusi penyedia layanan terapi psikososial bagi pecandu narkoba. ... selengkapnya

Supervisi Dukungan Dana GF ATM SSF Q3 ke KPA Kab. Banyumas
ditulis pada 10 2011
Supervisi dilaksanakan pada tanggal 2 Maret 2011, bertempat di Sekretariat KPA Kab. Banyumas. Tujuan supervisi adalah Monitoring Pelaksanaan Kegiatan yang Bersumber dari Dana Dukungan GF-SSF di Kab. Banyumas, dengan hasil sebagai berikut : Outlet kondom yang telah terset-up sampai dengan Februari 2011 sebanyak 33 outlet (94,3%), dengan target sampai dengan kuartal ini sebanyak 35 outlet. Kondom yang telah terdistribusi sampai dengan Februari 2011 sebanyak 28.916 pcs (69,2%), dengan target sampai dengan kuartal ini sebanyak 41.784 pcs. KPA Kab. Banyumas mendapatkan APBD tahun 2011 sebesar 100 juta.  PTRM Rumah sakit Margono Soekarjo hanya diakses oleh 3 orang penasun dari 21 orang penasun yang dijanjikan. KPA Kab. Banyumas telah mulai mengumpulkan warga peduli AIDS dengan mengadakan acara jalan sehat.  KPA Kab. Banyumas telah melaksanakan Pertemuan penasun 1 kali pada tanggal 17 Februari 2011 dengan peserta sebanyak 15 orang, sehingga kurang 2 kali pertemuan penasun. Pelatihan PE telah dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2011, yang diadakan di LAPAS dengan peserta sebanyak 30 orang. Dana supervisi dan dana jamsostek telah dapat digunakan mulai bulan Februari 2011. ... selengkapnya

Supervisi Dukungan Dana GF ATM SSF Q3 ke KPA Kab. Cilacap
ditulis pada 10 2011
Supervisi dilaksanakan pada tanggal 28 Februari 2011, bertempat di Sekretariat KPA Kab. Cilacap. Tujuan supervisi adalah Monitoring Pelaksanaan Kegiatan yang Bersumber dari Dana Dukungan GF-SSF di Kab. Cilacap, dengan hasil sebagai berikut : Outlet kondom yang telah terset-up sampai dengan Februari 2011 sebanyak 35 outlet (112,9%), dengan target sampai dengan kuartal ini sebanyak 31 outlet. Kondom yang telah terdistribusi sampai dengan Februari 2011 sebanyak 30.102 pcs (72%), dengan target sampai dengan kuartal ini sebanyak 41.774 pcs. KPA Kab. Cilacap telah berkoordinasi dengan Bappeda Kab. Cilacap terkait RAD. KPA Kab. Cilacap mendapatkan APBD tahun 2011 sebesar 125 juta.  KPA Kab. Cilacap melakukan sosialisasi penanggulangan HIV dan AIDS kepada calon TKI, pada saat pembekalan. KPA Kab. Cilacap telah melaksanakan Pertemuan penasun 2 kali yaitu pada tanggal 24 Januari 2011 dengan peserta sebanyak 18 orang dan tanggal 24 Februari 2011 dengan peserta sebanyak 18 orang , sehingga kurang 1 kali lagi pertemuan penasun yang akan dilaksanakan sebelum pertemuan SSR. PMI Kab. Cilacap menemukan darah yang reaktif Hepatitis dan HIV sebanyak 21 dari 325 donor darah. Hal ini yang melandasi adanya kesepakatan antara PMI, Dinas Kesehatan, Puskesmas dan rumah sakit terkait format informasi tentang darah yang reaktif. ... selengkapnya

Supervisi Dukungan Dana GF ATM SSF Q3 ke KPA Kab. Semarang
ditulis pada 10 2011
Supervisi dilaksanakan pada tanggal 24 Februari 2011, bertempat di Sekretariat KPA Kab. Semarang. Tujuan supervisi adalah Monitoring Pelaksanaan Kegiatan yang Bersumber dari Dana Dukungan GF-SSF di Kab. Semarang, dengan hasil sebagai berikut : Telah dilakukan verifikasi dan penataan ulang gerai kondom yang telah dibentuk pada periode sebelumnya guna meningkatkan kualitas gerai kondom yang ada. Terdapatnya ketidaksesuaian capaian gerai kondom yang telah dibentuk berdasarkan data dari KPA Kab. Semarang dengan KPA Provinsi. KPA Kab. Semarang telah mendistribusikan kondom sebanyak 30 gross (4320) kepada gerai-gerai kondom yang ada di kawasan kopeng dan 30 gross untuk mendukung pelaksanaan Pengobatan Presumptif Berkala (PPB). Pelatihan Pendidik Sebaya dengan sasaran Wanita Pekerja Seks (WPS) sebanyak 15 orang dan Pemandu Karaoke sebanyak 25 orang.  Pertemuan Pencegahan HIV Melalui Transmisi Seksual (PMTS).   ... selengkapnya

Supervisi Dukungan Dana GF ATM SSF Q3 ke KPA Kabupaten Kendal
ditulis pada 10 2011
Supervisi dilaksanakan pada tanggal 16-17 Februari 2011, bertempat di Sekretariat KPA Kab. Kendal. Tujuan supervisi adalah Monitoring Pelaksanaan Kegiatan yang Bersumber dari Dana Dukungan GF-SSF di Kab. Kendal, dengan hasil sebagai berikut : Outlet kondom yang telah terset-up sampai dengan Februari 2011 sebanyak 31 outlet (77%), dengan target pada kuartal ini sebanyak 40 outlet. KPA Kab. Kendal telah melaksanakan Pertemuan PMTS pada tanggal 24 Februari 2011 dengan agenda evaluasi pelaksanaan PPB Tahap I di Kab. Kendal; diperoleh hasil sementara angka IMS sebesar 47%. KPA Kab. Kendal akan melaksanakan Pelatihan PE pada minggu ke 2 Maret 2011. KPA Kab. Kendal akan mencoba menset-up outlet kondom di hotel-hotel, sebelumnya KPA telah melakukan advokasi ke Dinas Pariwisata dan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di Kendal. Terkait dengan penyusunan RAD Percepatan Pencapaian Target MDGs, KPA Kab. Kendal akan segera berkoordinasidengan Bappeda dan Dinkes Kab. Kendal. ... selengkapnya

Supervisi Dukungan Dana GF ATM SSF Q3 ke KPA Kab. Batang
ditulis pada 10 2011
Supervisi dilaksanakan pada tanggal 23 Februari 2011, bertempat di Sekretariat KPA Kab. Batang. Tujuan supervisi adalah Monitoring Pelaksanaan Kegiatan yang Bersumber dari Dana Dukungan GF-SSF di Kab. Batang, dengan hasil sebagai berikut : Outlet kondom yang telah terset-up sampai dengan Februari 2011 sebanyak 33 outlet (103%), dengan target pada kuartal ini sebanyak 32 outlet. Distribusi kondom sampai dengan Februari 2011 sebanyak 34.820 pcs (111%), dengan target pada kuartal ini sebanyak 31.290 pcs. KPA Kab. Batang pada tahun 2011 ini mendapatkan dukungan dana APBD sebesar 100 juta rupiah, dengan rincian 58 juta untuk dukungan klinik, 40 juta untuk agenda penyusunan Perda, dan 2 juta untuk dukungan operasional sekretariat. KPA Kab. Batang telah menerima 5 buah dildo, 1 buah phantom, dan 10 buah lembar balik. Kegiatan Pelatihan Peer Educator (PE) akan dilaksanakan pada tanggal 24 Februari 2011. Kegiatan Pertemuan PMTS (Intervensi Struktural) akan dilaksanakan pada tanggal 9 Maret 2011. Outlet mandiri tidak bisa menjamin ketersediaan kondom untuk WPS, oleh karena itu KPA Kab. Batang menjadikan PE sebagai outlet. Capaian PPB Tahap I di Batang sebanyak 230 (104%) dengan target 221. KPA Kab. Batang meminta hasil IBBS (bila telah selesai dilaksanakan) untuk mengevaluasi program secara keseluruhan. Terkait dengan penyusunan RAD Percepatan Pencapaian Target MDGs, KPA Kab. Batang akan segera berkoordinasidengan Bappeda dan Dinkes Kab. Batang. ... selengkapnya

Supervisi Dukungan Dana GF ATM SSF Q3 ke KPA Kota Semarang
ditulis pada 23 2011
Supervisi dilaksanakan pada tanggal 18 Februari 2011, bertempat di Sekretariat KPA Kota Semarang. Tujuan supervisi adalah Monitoring Pelaksanaan Kegiatan yang Bersumber dari Dana Dukungan GF-SSF di Kota Semarang, dengan hasil sebagai berikut : Outlet kondom yang telah terset-up sampai dengan Februari 2011 sebanyak 52 outlet (118%), dengan target pada kuartal ini sebanyak 44 outlet. Jumlah penasun yang terjangkau Program LASS sampai dengan Februari 2011 sebanyak 131 penasun. KPA Kota Semarang pada tahun 2011 ini mendapatkan dukungan dana APBD sebesar 200 juta rupiah. KPA Kota Semarang akan melaksanakan Pertemuan Penasun Perempuan pada tanggal 17 Februari 2011 dengan agenda uji coba kartu klien. KPA Kota Semarang akan melaksanakan pertemuan PMTS dalam rangka evaluasi pelaksanaan PPB Putaran I pada tanggal 10 Maret 2011. KPA Kota Semarang akan melaksanakan Pertemuan Penguatan Outlet pada tanggal 15-16 Maret 2011. KPA Kota Semarang akan melakukan advokasi kepada pihak Kepolisian terkait dengan launching ID-Card bagi penasun/klien LASS. KPA Kota Semarang merasa perlu diadakan pelatihan bagi penjangkau penasun karena pengetahuan para penjangkau yang belum cukup banyak. Kota Semarang belum menerima paket phantom dari KPA Nasional.KPA Kota Semarang meminta dikeluarkannya surat resmi dari KPA Nasional terkait diperbolehkannya penggunaan dana KIE pada kuartal ini. ... selengkapnya