• Terdapat penambahan fitur baru pada www.aidsjateng.or.id yaitu 'TV Spot KPAP'
  • SK Pembentukan KPA Kab/Kota, bisa di download pada menu direktori
  • Data Kasus HIV dan AIDS sampai dengan 31 Desember 2014 adalah 10.804 kasus
  • Sudah Ada 35 KPA Kab/Kota di Jawa Tengah

Berita KPAP

Bimtek Dukungan Dana GF ATM Q3 ke KPA Kab. Cilacap
ditulis pada 01 2010
Bimtek dilaksanakan pada tanggal 24 Februari 2010, bertempat di Sekretariat KPA Kab Cilacap. Tujuan bimtek adalah Monitoring Pelaksanaan Kegiatan yang Bersumber dari Dana Dukungan GFATM R8 di KPA Kab. Cilacap, dengan hasil sebagai berikut : Jumlah Kumulatif Penasun yang sudah mengakses LJASS di Puskesmas Cilacap Selatan hingga bulan Februari adalah berjumlah 12 orang. Rata-rata Penasun menyuntik sebanyak 2 buah, sehingga kebutuhan Jarum Suntik selama 1 bulan yaitu 720 buah (12 orang x 30 hari x 2 buah). Pengembalian jarum suntik berjalan dengan baik. Hal ini menggambarkan bahwa program LJASS di Kabupaten Cilacap berjalan dengan baik dan direspon dengan baik dari oleh penasun. KPA Kabupaten Cilacap sudah mengadakan pertemuan dengan para penegak hukum seperti aparat Kepolisian, Kejaksaan,  dan Satpol PP; Pihak Kepolisian dalam posisi berdiam diri (tidak melarang/menolak maupun setuju dengan program LJASS). Jumlah kondom di KPA Kabupaten Cilacap mulai menipis. sehingga KPA Kabupaten Cilacap mengharapkan agar dapat dikirim kondom dari KPA Nasional Kondom dari BKKBN kurang disukai oleh WPS, akan tetapi untuk memenuhi kebutuhan kondom di Kab. Cilacap, KPA Kabupaten Cilacap akan mencoba untuk meminta kondom jenis baru (beraroma dan dotted) dari BKKBN Kabupaten Cilacap agar dapat disukai oleh WPS. KPA Kabupaten Cilacap merasa perlu untuk adanya VCT di daerah perbatasan dengan Jawa Barat (Kecamatan Majenang) untuk dapat menjangkau warga masyarakat tersebut. PMI Cabang Cilacap melalui screening donor darah telah menemukan darah reaktif HIV; Pada Tahun 2008 sebanyak 6 orang dan Tahun 2009 sebanyak 11 orang. KPA Kab. Cilacap bersama dengan PMI Cabang Cilacap dan SKPD terkait telah melakukan pertemuan untuk merespon kasus tersebut dan disepakati untuk dilakukan test HIV (VCT) akan tetapi pihak Kepolisian masih berpegang pada azas kerahasiaan. KPA Kab. Cilacap telah melatih Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di seluruh kecamatan untuk menjadi kepanjangan tangan KPA dalam upaya penanggulangan HIV&AIDS. Pada tahun 2010, KPA Kab. Cilacap memperoleh anggaran dari hibah APBD II sebesar Rp. 200.000.000,- (sama seperti tahun 2009);  Anggaran yang diperoleh belum melalui mekanisme Musrenbang Kab. Cilacap. ... selengkapnya

Pertemuan Penguatan Stakeholder di Kab. Kendal
ditulis pada 01 2010
KPA Provinsi Jawa Tengah telah menyelenggarakan Pertemuan Penguatan Stakeholder di Kab. Kendal guna mendukung pelaksanaan Program Pencegahan HIV Melalui Transmisi Seksual (PMTS) pada tanggal 23 Februari 2010. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan dukungan stakeholder dalam program PMTS di Jawa Tengah, serta untuk mengetahui pelaksanaan program PMTS di Kabupaten Kendal. Hasil dari pertemuan: menunjukkan bahwa prevalensi IMS masih tinggi karena masih terus berlangsungnya  perilaku beresiko, rendahnya penggunaan kondom dan akses layanan kesehatan yang terbatas. kasus IMS di Resos Sumberejo (Gambilangu) Kab. Kendal masih tinggi yaitu 52% (Desember 2009) dan meningkat menjadi 54% (Januari 2010). Perlu program pencegahan HIV melalui transmisi seks (PMTS) yang mendapat dukungan dari semua pihak, oleh karena itu penguatan jejaring diantara pemangku kepentingan / stakeholder, pengurus Resos, Pemerintah, Penyedia Layanan Kesehatan, LSM (penjangkau),dll mutlak diperlukan untuk mendukung susksesnya program PMTS. ... selengkapnya

Pertemuan Program pencegahan HIV Melalui Transmisi Seksual (PMTS) Q3 GF ATM di Kab. Kendal
ditulis pada 10 2011
Pertemuan PMTS dilaksanakan pada tanggal 23 Februari 2010, bertempat di ruang pertemuan ALDILLA Kab. Kendal. Tujuan Pertemuan adalah Meningkatkan pengetahuan stakeholder tentang program PMTS, meningkatkan dukungan stakeholder dalam program PMTS di Jawa Tengah dan mengetahui pelaksanaan program PMTS di Kab. Kendal, dengan hasil sebagai berikut : PPB dilaksanakan di Kab. Kendal karena pada tahun 2007 kasus IMS sudah tinggi yaitu 55%. Kab. Kendal meruapakan salah satu pemasuk TKI yang rawan pelacuran dan dilacurkan. IMS merupakan pintu masuk HIV; IMS meningkatkan resiko penularan HIV melalui hubungan seksual sebanyak 3-5 kali lipat dan meningkatkan resiko hingga 300 kali lipat pada paparan yang tidak terlindung kondom Prevalensi IMS masih tinggi karena masih terus berlangsungnya  perilaku beresiko, rendahnya penggunaan kondom dan akses layanan kesehatan yang terbatas. Kasus IMS di Resos Sumberrejo Kab. Kendal masih tinggi yaitu 52% (Desember 2009) dan meningkat menjadi 54% (Januari 2010) Perlu program pencegahan HIV melalui transmisi seks (PMTS) yang mendapat dukungan dari semua pihak. Program PMTS harus diikuti dengan pemakaian kondom pada setiap hubungan seks berisiko. ... selengkapnya

Bimtek Dukungan Dana GF ATM SSF Q1 ke KPA Kab. Kendal
ditulis pada 10 2011
Bimtek dilaksanakan pada tanggal 4 Februari 2010, bertempat di Sekretariat KPA Kendal. Tujuan bimtek adalah Monitoring Pelaksanaan Kegiatan yang Bersumber dari Dana Dukungan GFATM R8 di KPA Kab. Kendal, dengan hasil sebagai berikut : KPA Kabupaten Kendal pada tahun 2010 mendapatkan Dana hibah APBD sebesar Rp. 100.000.000,- . KPA Kab. Kendal membutuhkan kondom ±1.800 pcs yang akan dimintakan ke BKKBN Prov. Jateng. KPA Kab. Kendal belum mengangkat Sekretaris penuh waktu. KPA Kab. Kendal bersama DKT telah menset-up 7 outlet kondom. Terkait dengan Manajemen Program di KPA Kota Surakarta, sudah ada time line kegiatan Q3. BKKBN Kab. Kendal agak sulit mengeluarkan kondom kepada KPA Kab. Kendal. KPA Kab. Kendal akan melaksanakan pelatihan PE pada tanggal 18 Februari 2010. ... selengkapnya

Bimtek Dukungan Dana GF ATM Q3 KPA Kota Semarang
ditulis pada 10 2011
Bimtek dilaksanakan pada tanggal 9 Februari 2010, bertempat di Sekretariat KPA KOta Semrang. Tujuan bimtek adalah Monitoring Pelaksanaan Kegiatan yang Bersumber dari Dana Dukungan GFATM R8 di KPA Kota Semarang, dengan hasil sebagai berikut : KPA Kota Semarang sudah diajukan Pengangkatan Sekretaris Penuh Waktu kepada Bapak Walikota Semarang. Saat ini prosesnya sudah sampai dengan Bapak Wakil Walikota Semarang. KPA Kota Semarang mendapatkan kiriman Kondom Perempuan sebanyak 10.000 pcs, yang akan dibagikan kepada WPS. Penasun di Kota Semarang menyukai jarum suntik dengan merek “Terumo”, sehingga banyak penasun yang tertarik untuk mengambil jarum suntik yang ada di Puskesmas Padangsari. Jumah outlet kondom yang sudah di set up oleh KPA Kota Semarang hingga bulan Februari adalah berjumlah 20 outlet. Persediaan kondom KPA Kota Semarang yang berasal dari KPAN jumlahnya menipis, sehingga KPA Kota semarang mengharapkan agar dapat segera dikirim kondom. Adapun kondom dari BKKBN kurang disukai oleh WPS. Jumlah penasun yang sudah mengakses LJASS di puskesmas Padangsari sampai dengan Februari 2010 adalah berjumlah 24 orang. KPA Kota Semarang akan berkoordinasi dengan DKT untuk pembentukan outlet kondom pada quarter selanjutnya. Penjangkau telah mengambil jarum suntik sebanyak 200 biji dan jarum suntik bekas yang sudah kembali sebanyak 150 biji. KPA Kota Semarang telah mengadakan pertemuan penasun perempuan pada tanggal 18 Januari 2010. Namun dikarenakan sedikitnya penasun perempuan, maka pada quarter 4 pertemuan penasun perempuan diusulkan menjadi pertemuan penasun. Pertemuan PMTS di KPA Kota Semarang akan diadakan pada hari kamis, tanggal 11 Februari 2010. ... selengkapnya

Bimtek Dukungan Dana GF ATM Q3 ke KPA Kota Surakarta
ditulis pada 01 2010
Bimtek dilaksanakan pada tanggal 4 Februari 2010, bertempat di Sekretariat KPA Surakarta. Tujuan bimtek adalah Monitoring Pelaksanaan Kegiatan yang Bersumber dari Dana Dukungan GFATM R8 di KPA Kab. Surakarta, dengan hasil sebagai berikut : Terkait dengan sumber daya manusia yang ada, KPA Kota Surakarta akan segera mengangkat seorang Sekrateris Penuh Waktu. Terkait dengan Manajemen Program di KPA Kota Surakarta, sudah ada time line kegiatan tahunan. Terkait dengan pengiriman JASS, KPA Kota Surakarta sudah menerima kiriman  JASS dari KPA Nasional yang bersumber dari APBN sebanyak 15.000 pcs. Pada Q3 ini KPA Kota Surakarta bersama DKT telah menset-up 3 outlet kondom baru, sehingga telah memenuhi target pada Q3. KPA Surakarta pada tahun 2010 mendapatkan dana hibah APBD sebesar Rp 75.000.000,-. Pelatihan PE dan outreach akan dilaksanakan pada tanggal 11 Februari 2010. ... selengkapnya

Bimtek Dukungan Dana GF ATM Q3 ke KPA Kab. Banyumas
ditulis pada 10 2011
Bimtek dilaksanakan pada tanggal 4 Februari 2010, bertempat di Sekretariat KPA Banyumas. Tujuan bimtek adalah Monitoring Pelaksanaan Kegiatan yang Bersumber dari Dana Dukungan GFATM R8 di KPA Kab. Banyumas, dengan hasil sebagai berikut : Kebutuhan kondom per bulan yang ada di Gang Sadar Baturaden sebanyak 8000 pcs (200 orang x 20 hari kerja x 2 buah) KPA Kabupaten Banyumas pada tahun 2010 mendapatkan Dana hibah APBD sebesar Rp. 500.000.000,- . KPA Kab. Banyumas mempunyai 2 tenaga sementara (tenaga magang) yang selama 2 bulan akan menggantikan pekerjaan pengelola program yang sedang cuti karena mengikuti Akhir Studi Program Magister di Yogyakarta. Kondom yang ada di Outlet dapat disitribusikan ke layanan dengan LJASS, klinik IMS dan klinik VCT. KPA Kab. Banyumas sudah menerima kiriman dari KPA Nasional yaitu Jarum Suntik sebanyak 50 box yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan jarum suntik di Kab. Banyumas. Hingga saat ini Puskesmas Purwokerto Selatan belum di set-up, hal ini dikarenakan belum terlatihnya tenaga di puskesmas, sehingga jarum suntik dan kondom belum dapat diakses oleh penasun. Terdapat beberapa Penasun yang ada di Kabupaten Banyumas memiliki keinginan untuk rehabilitasi (Pemulihan Adiksi), sehingga diperlukan tempat rehab yang dapat diakses oleh penasun di Kabupaten Banyumas. Kegiatan Pertemuan Penasun Perempuan diusulkan diganti menjadi pertemuan penasun, karena jumlah penasun perempuan di Kabupaten Banyumas sangat sedikit (hasil laporan YMA hanya 2 orang). Pada Tahun 2010, Program dengan dana dukungan HCPI tidak langsung diserahkan kepada Puskesmas, namun akan melewati Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. ... selengkapnya

Pertemuan 6 Bulanan Principle Recipient dan Sub Recipient GF-ATM Round-8
ditulis pada 01 2010
Awal tahun 2010 KPA Provinsi Jawa Tengah mengikuti Pertemuan 6 Bulanan Principle Recipient dan Sub Recipient GF-ATM Round-8 di Hotel Grand Cempaka Jakarta tanggal 18 s/d 21 Januari 2010. Tujuan dari pertemuan tersebut adalah untuk melakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan dan realisasi dana GF-ATM Round-8 semester I (Juli – Desember 2009), menginventarisasi masalah implementasi yang terjadi pada semester I, serta mencari jalan keluar dari masalah. Evaluasi untuk KPA Provinsi Jawa Tengah antara lain sebagai berikut :a. Capaian program Layanan Jarum Alat Suntik Steril (LJASS) sebesar 40% (karena adanya kendala terlambatnya pengiriman jarum alat suntik steril dari KPA Nasional).b. Capaian program Pemulihan Adiksi Berbasis Masyarakat (PABM) sebesar 80%.c.  Capaian distribusi kondom sebesar 72%.d. Capaian Program Penguatan Sektor Pemerintah sebesar 200% (menurut aturan dari GF-ATM setinggi-tingginya dicatat 130%).e.  Capaian laporan tepat waktu sebesar 100%.f.  Capaian serapan dana sebesar 74% (karena belum adanya Sekretaris penuh waktu di beberapa kab/kota, dan ada penghematan dana oleh karena item menginap dalam kegiatan monitoring ke kab/kota tidak digunakan).g.  Penilaian Kinerja sebesar 93% (≥ 80% : sesuai atau melampaui harapan). ... selengkapnya