• Terdapat penambahan fitur baru pada www.aidsjateng.or.id yaitu 'TV Spot KPAP'
  • SK Pembentukan KPA Kab/Kota, bisa di download pada menu direktori
  • Data Kasus HIV dan AIDS sampai dengan 31 Desember 2014 adalah 10.804 kasus
  • Sudah Ada 35 KPA Kab/Kota di Jawa Tengah

Berita KPAP

Supervisi KPA Provinsi Jateng ke KPA Kabupaten Wonosobo
ditulis pada 16 2013
Supervisi KPA Provinsi Jateng ke KPA Kab Wonosobo   Supervisi diterima di Sekretariat KPA Kab Wonosobo, pada tanggal 1 Mei 2013.    Tujuan Supervisi : 1. Memberikan bantuan dan bimbingan teknis kepada unsur Sekretariat (Sekretaris, Pengelola Program, dan Pengelola Administrasi). 2. Mengetahui pencatatan yang dilakukan oleh outlet di Kab Wonosobo. 3. Mengevaluasi pelaksanaan program GF-ATM SSF Semester 6 di Kab Wonosobo.   Hasil Supervisi : 1. Kelembagaaan; Revisi SK Pembentukan KPA dan SK Sekretariat KPA Kab. Wonosobo masih dalam proses penandatanganan oleh Ketua KPA Kab. Wonosobo. 2. Dana APBD untuk KPA Kab. Wonosobo melalui Bagian Kesra Kab. Wonosobo tahun 2013 sebesar 20juta. Yang digunakan untuk :  3. Kegiatan Rakor Anggota KPA yang akan melibatkan Ketua KPA Kab. Wonosobo. 4. Pelatihan Pengetahuan HIV dan AIDS kepada Guru SMP dan SMA se- Kab. Wonosobo (peserta masing-masing sekolahan adalah 1 guru BK). 5. Pertemuan penyegaran Peer Educator/Pendidik Sebaya untuk Wanita Pekerja Seks dan Laki-laki Berisiko Tinggi (tindak lanjut dari pelatihan yang diselenggarakan oleh KPA Provinsi Jawa Tengah). 6. Kasus kumulatif yang dilaporkan Dinas Kesehatan Kab. Wonosobo dari tahun 2009 s/d April 2013 yaitu 116 kasus. 7. KPA Kab. Wonosobo sudah melakukan kegiatan pertemuan SSR pada tanggal 25 April 2013 yang juga mengundang Bapermasdes dengan tujuan bekerjasama dalam pembentukan WPA di Kab. Wonosobo.   Kendala :  1. KPA Kab. Wonosobo masih sulit untuk menentukan lokasi/orang yang akan dijadikan sebagai outlet kondom. 2. Dinas Kesehatan Kab. Wonosobo meminta logistik (kondom dan pelicin) kepada KPA Kab. Wonosobo; 3. KPA Kab. Wonosobo belum mendapatkan data-data HIV dan AIDS (pembagian kasus berdasarkan jenis kelamin, umur, pekerjaan, dll) dari Dinas Kesehatan Kab. Wonosobo.   Rencana Tindak Lanjut : 1. KPA Kab. Wonosobo akan berkoordinasi dengan Wonosobo Youth Center terkait informasi lokasi/tempat yang tepat untuk dibentuk outlet kondom. 2. KPA Kab. Wonosobo akan memberikan logistik kepada Dinas Kesehatan Kab. Wonosobo karena pada saat yang bersamaan logistik dari KPA Nasional sampai di KPA Kab. Wonosobo. 3. KPA Kab. Wonosobo akan bersurat ke Dinas Kesehatan Kab. Wonosobo untuk meminta data-data terkait HIV dan AIDS.           ... selengkapnya

Supervisi KPA Provinsi Jateng ke KPA Kabupaten Kebumen
ditulis pada 16 2013
Supervisi KPA Provinsi Jateng ke KPA Kab Kebumen   Supervisi diterima di Sekretariat KPA Kab Kebumen, pada tanggal 2 Mei 2013.    Tujuan Supervisi : 1. Memberikan bantuan dan bimbingan teknis kepada unsur Sekretariat (Sekretaris, Pengelola Program, dan Pengelola Administrasi). 2. Mengetahui pencatatan yang dilakukan oleh outlet di Kab Kebumen. 3. Mengevaluasi pelaksanaan program GF-ATM SSF Semester 6 di Kab Kebumen.   Hasil Supervisi : 1. Kelembagaan; Revisi SK Pembentukan KPA dan SK Sekretariat KPA Kab. Kebumen masih dalam proses penandatanganan oleh Ketua KPA Kab. Kebumen. 2. Dana APBD untuk KPA Kab. Kebumen melalui Bagian Kesra Kab. Kebumen tahun 2013 sebesar 20 juta. Yang digunakan untuk :  3. Kegiatan Rakor Anggota KPA yang akan melibatkan Ketua KPA Kab. Kebumen. 4. Pelatihan Pengetahuan HIV dan AIDS kepada Guru SMP dan SMA se- Kab. Kebumen (peserta masing-masing sekolahan adalah 1 guru BK). 5. Pertemuan penyegaran Peer Educator/Pendidik Sebaya untuk Wanita Pekerja Seks dan Laki-laki Berisiko Tinggi (tindak lanjut dari pelatihan yang diselenggarakan oleh KPA Provinsi Jawa Tengah). 6. Kasus kumulatif yang dilaporkan Dinas Kesehatan Kab. Kebumen dari tahun 2009 s/d April 2013 yaitu 116 kasus. 7. KPA Kab. Kebumen sudah melakukan kegiatan pertemuan SSR pada tanggal 25 April 2013 yang juga mengundang Bapermasdes dengan tujuan bekerjasama dalam pembentukan WPA di Kab. Woosobo.   Kendala :  1. KPA Kab. Kebumen masih sulit untuk menentukan lokasi/orang yang akan dijadikan sebagai outlet kondom. 2. Dinas Kesehatan Kab. Kebumen meminta logistik (kondom dan pelicin) kepada KPA Kab. Kebumen; 3. KPA Kab. Kebumen belum mendapatkan data-data HIV dan AIDS (pembagian kasus berdasarkan jenis kelamin, umur, pekerjaan, dll) dari Dinas Kesehatan Kab. Kebumen. ... selengkapnya

Supervisi KPA Provinsi Jateng ke KPA Kota Surakarta
ditulis pada 07 2013
Supervisi KPA Provinsi Jateng ke KPA Kota Surakarta Supervisi diterima di Ruang Sekretariat KPA Kota Surakarta, pada tanggal 30 April 2013.  Tujuan Supervisi : 1. Memberikan bantuan dan bimbingan teknis kepada unsur Sekretariat (Sekretaris, Pengelola Program, dan Pengelola Administrasi). 2. Mengetahui permasalahan pelaksanaan program HR di Kota Surakarta. 3. Mengetahui pencatatan yang dilakukan oleh outlet di Kota Surakarta. 4. Mengevaluasi pelaksanaan program GF-ATM SSF Semester 6 di Kota Surakkarta. Hasil Supervisi : a. SK terakhir KPA Kota Surakarta adalah No.443.2.05/98/1/2012. b. Pendanaan APBD KPA Kota Surakarta tahun 2013 besarnya sama dengan tahun 2012 yaitu 100 juta rupiah. c. KPA Kota Surakarta sudah membentuk 6 Pokja yaitu : Pokja Pencegahan dan Penjangkauan, Pokja Pelayanan Kesehatan dan Dukungan, Pokja Harm Reduction, Pokja Pemberdayaan, Pokja PMTS, Pokja Monev d. Kasus HIV/AIDS yang dilaporkan di Kota. Surakarta sejak Oktober 2005 s/d Maret 2013 sebanyak 975 kasus dengan 347 kasus HIV dan 628 Kasus AIDS. Dari jumlah kasus HIV/AIDS tersebut terdapat 195 kasus yang berasal dari Kota Surakarta, sementara sisanya berasal dari beberapa kabupaten sekitarnya. e. Kota Surakarta sudah mempunyai layanan kesehatan, seperti Klinik VCT di RSUD Kota Surakarta, Puskesmas Sangkrah, dan Puskesmas Manahan serta Pelayanan CST di Puskesmas Manahan. Pelayanan LKB juga sudah tersedia di RSUD Kota Surakarta, Puskesmas Stabelan, dan Puskesmas Kratonan. f. Kota Surakarta memiliki beberapa LSM yaitu Mitra Alam, L-Paska yang menangani semua populasi kunci, sementara Lentera lebih terkonsentrasi pada WPS, dan Gesang, Karya Mahardhika menangani ODHA pada gay. g. SKPD di Kota Surakarta yang melaksanakan Program Penanggulangan HIV dan AIDS yaitu Dinas Kesehatan, Bapermas dengan pembentukan WPA, sosialisasi, PMT pada ODHA; Bappeda dengan melakukan laporan monev tahunan; Disdikpora dengan sosialisasi HIV dan AIDS melalui PIK dan MOS; serta Disparta dengan mengadakan pelatihan kepada pekerja berisiko.  h. Kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh KPA Kota Surakarta diantaranya adalah Pertemuan pembentukan WPA pada tanggal 30 April 2013 dan pertemuan rutin pokja PMTS. i. Kegiatan APBD yang telah dilaksanakan adalah pembentukan WPA, sosialisasi, pertemuan populasi kunci, rakor anggota KPA, PMT pada ODHA, pertemuan ODHA. j. Capaian Penasun yang mengakses layanan LASS pada bulan Januari berjumlah 266 orang, Februari berjumlah 7 orang dan 4 orang pada bulan Maret. k. Jumlah distribusi kondom oleh KPA Kota Surakarta pada bulan Januari sebanyak 18.114, Februari sebanyak 7.878, dan bulan Maret sebanyak 9.648. ... selengkapnya

Supervisi KPA Provinsi Jateng ke KPA Kabupaten Karanganyar
ditulis pada 07 2013
Supervisi KPA Provinsi Jateng ke KPA Kabupaten Karanganyar   Supervisi diterima di Ruang Sekretariat KPA Kabupaten Karanganyar, pada tanggal 29 April 2013.  Tujuan Supervisi : 1. Memberikan bantuan dan bimbingan teknis kepada unsur Sekretariat (Sekretaris, Pengelola Program, dan Pengelola Administrasi). 2. Mengetahui pencatatan yang dilakukan oleh outlet di Kabupaten Karanganyar. 3. Mengevaluasi pelaksanaan program GF-ATM SSF Semester 6 di Kabupaten Karanganyar. Hasil Supervisi : 1. Kelembagaan di KPA Kab. Karanganyar, sudah mempunyai SK terbaru yaitu No. 440/231/2012. 2. Pendanaan APBD KPA Kab. Karanganyar tahun 2012 dan 2013 belum ada. 3. KPA Kab. Karanganyar sudah membentuk 3 Pokja yaitu : Pokja Sekretariat dan Monev, Pokja Perencanaan dan Advokasi, Pokja KIE dan Pemberdayaan Masyarakat. 4. Kasus HIV/AIDS yang dilaporkan di Kab. Karanganyar sejak 2000 s/d Desember 2012 sebanyak 137 kasus dengan 39 kasus HIV dan 95 Kasus AIDS.  5. Kab. Karanganyar sudah mempunyai layanan kesehatan, seperti Klinik VCT di RSUD Kab. Karanganyar. Rencananya layanan CST akan dilaksanakan di RSUD Kab. Karanganyar dan layanan IMS di Puskesmas Tasikmadu Desa Pandeyan karena didukung adanya lokalisasi di sekitar daerah tersebut. 6. Kab. Karanganyar memiliki beberapa LSM yaitu L-Paska, Muslimat NU, dan organisasi ODHA yaitu KDS.  7. SKPD di Kab. Karanganyar yang sudah melaksanakan Program Penanggulangan HIV dan AIDS yaitu Dinas Kesehatan terkait layanan pengobatan HIV dan Bapermas dengan pembentukan WPA (saat ini telah terbentuk 5 WPA). 8. Kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh KPA Kab. Karanganyar adalah supervisi ke klinik IMS, RSUB, dan outlet kondom BKKBN. 9. Tidak ada program layanan LASS di Kab. Karanganyar dan belum ada outlet yang terbentuk. ... selengkapnya

Supervisi KPA Provinsi Jateng ke KPA Kabupaten Magelang
ditulis pada 16 2013
Supervisi KPA Provinsi Jateng ke KPA Kab Magelang   Supervisi diterima di Sekretariat KPA Kab Magelang Kompleks Setda (Kesra) Kab. Magelang, pada tanggal 25 April 2013.    Tujuan Supervisi : 1. Memberikan bantuan dan bimbingan teknis kepada unsur Sekretariat (Sekretaris, Pengelola Program, dan Pengelola Administrasi). 2. Mengetahui pencatatan yang dilakukan oleh outlet di Kab Magelang. 3. Mengevaluasi pelaksanaan program GF-ATM SSF Semester 6 di Kab Magelang.   Hasil Supervisi : 1. SK KPA Kabupaten Magelang sudah ada yakni No.118.45/260/KEP/06/2011 kemudian diperbarui dengan SK No. 188.45/26/KEP/06/2013. 2. Pendanaan APBD KPA Kabupaten Magelang tahun 2013 belum ada secara eksplisit akan tetapi anggaran untuk  kegiatan HIV&AIDS melalui SKPD sudah ada melalui Setda Kabupaten Magelang (Bag. Kesra). 3. Belum terbentuk Pokja di KPA Kabupaten Magelang. 4. Akselerasi dalam program P2 HIV&AIDS di SKPD Kabupaten Magelang sudah mulai terbentuk dengan adanya jejaring antar SKPD, Rumah Sakit dan Lembaga Swadaya Masyarakat di Kabupaten Magelang. 5. Layanan kesehatan di Kabupaten Magelang sudah ada  Klinik VCT di Puskesmas II Muntilan dan rujukan ke BKPM Kota Magelang. 6. Penjangkauan di Kabupaten Magelang sudah adanya LSM Be Positive yang menangani kelompok risiko tinggi tertular HIV&AIDS serta pendampingan pada klien ODHA.   Kendala :  1. Layanan belum mengetahui bagaimana pendampingan klien yang akan berobat. 2. Belum terkirimnya logistik dari KPA Nasional berupa kondom dan pelicin. 3. Area Kabupaten Magelang yang luas tidak sebanding dengan jumlah penjangkau lapangan. 4. Belum ada gambaran pelaksanaan kampanye kondom. 5. Penolakan outlet kondom karena wilayah religius.   Rencana Tindak Lanjut : 1. Dalam pertemuan tiga bulanan dilakukan koordinasi antara KPA Kabupaten, layanan kesehatan, dan LSM untuk mendapatkan kesepakatan dalam pendampingan klien. 2. Koordinasi dengan KPA Nasional melalui KPA Provinsi mengenai pengiriman kondom yang belum datang. 3. Melakukan sharing ide dengan KPA Kota Magelang dan Kabupaten lain untuk pelaksanaan kampanye kondom. 4. Penyebaran outlet kondom diutamakan di daerah hotspot.           ... selengkapnya

Supervisi KPA Provinsi Jateng ke KPA Kota Magelang
ditulis pada 16 2013
Supervisi KPA Provinsi Jateng ke KPA Kota Magelang   Supervisi diterima di Sekretariat KPA Kota Magelang, pada tanggal 24 April 2013.    Tujuan Supervisi : 1. Memberikan bantuan dan bimbingan teknis kepada unsur Sekretariat (Sekretaris, Pengelola Program, dan Pengelola Administrasi). 2. Mengetahui pencatatan yang dilakukan oleh outlet di Kota Magelang. 3. Mengevaluasi pelaksanaan program GF-ATM SSF Semester 6 di Kota Magelang.   Hasil Supervisi : 1. Kelembagaan di KPA Kota Magelang; sudah mempunyai SK baru No. 01/SK/KPAKtM/Tahun 2013. 2. KPA Kota Magelang sudah membentuk 7 Pokja antara lain: Pokja Komunikasi Informasi dan Edukasi. Pokja Pengobatan, Dukungan dan Perawatan. Pokja Lembaga Pemasyarakatan. Pokja Pencegahan HIV. Pokja Pengurangan Dampak Buruk Narkoba Suntik (HR). Pokja Advokasi dan Humas. Pokja Perencanaan dan Monev. 3. Pendanaan APBD untuk KPA Kota Magelang tahun 2013 belum ada, kegiatan P2 HIV dan AIDS selama ini terpusat di Dinas Kesehatan Kota Magelang. 4. Kasus yang dilaporkan Dinas Kesehatan Kota Magelang dari tahun 2004 s/d Maret 2013 yaitu 229 kasus HIV,60 Kasus AIDS dan meninggal dunia sebanyak 50 kasus. 5. Kota Magelang sudah  memiliki  layanan kesehatan seperti Klinik VCT di RSUD Kota Magelang, RST TK II DR. Soejono dan BKPM Kota Magelang. Sudah di set-up klinik IMS di Puskesmas Magelang Selatan. 6. Sudah dilatihnya dokter untuk pelayanan CST di RSUD Kota Magelang dan RST TK II DR. Soejono, akan tetapi akses untuk ARV masih ke RSU Kab.Temanggung. 7. Kota Magelang hanya memiliki 1(satu) Lembaga Swadaya Masyarakat yaitu LSM Be Positive yang menangani 5 kelompok risiko tinggi yakni Penasun, WPS, Waria, LSL dan HRM.   Kendala : 1. Dana  untuk penanggulangan HIV&AIDS yang ada belum sesuai dengan kebutuhan. 2. Belum optimalnya klinik CST di Kota Magelang. 3. Masih adanya ketakutan LSM dalam penjangkauan terhadap kelompok Risiko Napza terhadap hukum. 4. Perubahan perilaku dalam penjangkauan tidak mudah dilakukan dalam waktu singkat. 5. Belum terkirimnya logistik dari KPA Nasional berupa kondom dan pelicin.   Recana Tindak Lanjut : 1. Koordinasi dengan KPA Nasional melalui KPA Provinsi mengenai pengiriman kondom yang belum datang. 2. KPA Kota Magelang akan melakukan advokasi kepada stake holder terkait pendanaan untuk KPA Kota Magelang; 3. KPA Kota Magelang akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Magelang unutk optimalisasi klinik CST yang ada di RSU dan RST TK II DR. Soejono. 4. KPA Kota Magelang akan melakukan set-up Outlet Kondom dengan dibantu oleh LSM Be Positive. ... selengkapnya

Pertemuan Penguatan Kapasitas Pemangku Kepentingan PMTS Prov Jawa Tengah
ditulis pada 22 2013
    Pertemuan Penguatan Kapasitas Pemangku Kepentingan PMTS Prov Jawa Tengah Pertemuan ini dilaksanakan pada tanggal 22 - 23 April 2013 bertempat di Vina House Semarang. Tujuan : 1. Memberikan pemahaman bersama mengenai program PMTS Paripurna bagi tim Pokja PMTS dan sektor terkait. 2. Meningkatkan kapasitas tim Pokja PMTS provinsi bagi terciptanya lingkungan kondusif untuk pelaksanaan program PMTS. 3. Mendapatkan solusi strategis dalam mengatasi permasalahan transmisi seksual. Hasil : Diperoleh kesepakatan mengenai Program PMTS 1. Peran KPA : menjadi motor penggerak instansi-instansi dan lintas sektor dalam penanggulangan HIV dan AIDS. 2. Peran organisasi keagamaan : pendidikan, dakwah, dan sosial kemasyarakatan. 3. Peran Dinbudpar : pembinaan destinasi pariwisata termasuk PHRI. 4. Peran Polda : pre-emtif, preventif, refresif. 5. Peran Satpol PP : optimalisasi penegakan Perda No.5 Tahun 2009 tentang Penanggulangan HIV dan AIDS. 6. Peran LSM : pendampingan rujukan ke layanan dan perubahan perilaku. 7. Peran WPA : pendampingan rujukan warga berisiko ke layanan dan deteksi dini kasus HIV pada warga. 8. Peran Disnakertransduk : perlindungan tenaga kerja terhadap HIV dan AIDS.     ... selengkapnya

Pelatihan PE di Kabupaten Temanggung
ditulis pada 13 2013
Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 13 November 2012, bertempat di Ruang Rapat DInas Kesehatan Kab. Temanggung. Tujuan pelatihan adalah : Meningkatkan kesadaran tentang bahaya IMS, HIV & AIDS. Memaksimalkan program pencegahan IMS, HIV & AIDS. Mengoptimalkan kapasitas dan peran pendidik sebaya dalam rangka upaya pencegahan dan penanggulangan IMS, HIV & AIDS. Membentuk Peer Educator sebagai agen perubahan di dalam masyarakat. dengan hasil sebagai berikut : Materi yang diberikan adalah : Kondsi HIV dan AIDS di Jawa Tengah IMS, HIV dan AIDS Kondom Peer Educator (Pendidik Sebaya) Sebagian besar peserta sudah mengetahui tentang IMS, HIV & AIDS da kondom, namun masih sangat minim pengetahuan yang diperoleh sebeumnya. Peserta sangat antusias untuk memberikan pertanyaan kepada fasilitator dan diskusi berjalan 2 arah, sehingga banyak informasi baru yang diperoleh oleh peserta. Rencananya akan dilaksanakan sosialisasi HIV dan AIDS pada paguyuban ojek dan supir pada pertemuan rutin paguyuban yang akan melibatkan Dinas Kesehatan Kab. Temanggung, KPA Kab. Temanggung dan rumah sakit (layanan VCT).   ... selengkapnya