• Terdapat penambahan fitur baru pada www.aidsjateng.or.id yaitu 'TV Spot KPAP'
  • SK Pembentukan KPA Kab/Kota, bisa di download pada menu direktori
  • Data Kasus HIV dan AIDS sampai dengan 31 Desember 2014 adalah 10.804 kasus
  • Sudah Ada 35 KPA Kab/Kota di Jawa Tengah

Online News

Kota Semarang Kini Miliki Rumah Singgah untuk ODHA
ditulis pada 25 2015
 

SEMARANG- Kota Semarang kini memiliki rumah singgah bagi ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) yang dibangun di kawasan Semarang Utara untuk membantu memotong mata rantai penyebaran penyakit itu.

“Inisiatif mendirikan rumah singgah ini muncul ketika kami mengadakan kunjungan ke rumah singgah di Surakarta,” kata Anita Toresi, pendamping dan konselor rumah singgah tersebut seperti dikutip Antara, Selasa (13/1/2015).

Pada kunjungan ke rumah singgah di Surakarta itu, kata dia, pihaknya menemukan ada dua bayi penderita HIV/AIDS dirawat di tempat itu yang ternyata berasal dari Semarang.

Ia menjelaskan temuan kasus HIV/AIDS kian hari memang meningkat sehingga perlu upaya serius untuk memutus rantai penyebaran penyakit itu yang harus dilakukan oleh seluruh pihak terkait.

“Banyak kalangan ibu rumah tangga yang ternyata terjangkit HIV/AIDS. Dari data PKBI Jawa Tengah, temuan kasus HIV/AIDS hampir 10.000 kasus, dan 2.500 kasus di antaranya menimpa ibu rumah tangga,” katanya.

Dengan keberadaan rumah singgah itu, kata dia, diharapkan bisa membantu mencegah penyebaran HIV/AIDS, salah satunya melalui sosialisasi kepada masyarakat tentang penyakit HIV/AIDS.

Menurut dia, rumah singgah yang rencananya bakal diberi nama “Kasih Bunda” itu juga berfungsi sebagai penampungan, sekaligus rehabilitasi dan pengobatan pada penderita HIV/AIDS.

Koordinator rumah singgah tersebut, Maria Maghdalena Endang Sri Lestari mengatakan pemilihan lokasi rumah singgah di Kecamatan Semarang Utara memang dari berbagai pertimbangan.

“Pertimbangan dari jumlah penderita, misalnya. Makanya, perlu diberikan pemahaman tentang penularan HIV/AIDS, baik bagi penderita maupun masyarakat. Mungkin banyak yang belum paham,” katanya.

Sementara itu, istri Wali Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi sangat mendukung keberadaan rumah singgah di Kecamatan Semarang Utara dan segera meresmikannya dalam waktu dekat itu.

 
Sumber : http://semarang.solopos.com - 14 Januari 2015